28.2 C
Sidoarjo
Monday, September 14, 2026
spot_img

Inzia Super League KU-11 Resmi Bergulir, Tuai Apresiasi Peserta

Kediri, Bhirawa – Inzia Super League KU-11 resmi bergulir di Inzia Mini Soccer, Minggu (13/9/2026). Taufiq Football Academy dan Muslim Habibi (MH) Football Academy membuka kompetisi tersebut dengan hasil imbang 2-2.

Kompetisi ini diikuti 13 tim dari wilayah Kabupaten dan Kota Kediri. Pertandingan digelar setiap pekan hingga Desember mendatang, dengan laga terakhir dijadwalkan pada 20 Desember 2026.

Pelatih Taufiq Football Academy, Muhammad Taufiq, menilai kompetisi seperti Inzia Super League penting bagi pembinaan pemain usia dini. Pertandingan menjadi ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan yang selama ini mereka dapatkan dalam latihan.

“Dengan adanya turnamen ISL ini sangat bagus, khususnya untuk pembinaan dan menjadi wadah buat anak-anak. Hasil dari latihan mereka bisa dikembangkan di turnamen ini,” ujarnya.

Mantan pemain Persik Kediri itu juga mengapresiasi kondisi lapangan dan fasilitas pendukung di Inzia Mini Soccer. Menurutnya, fasilitas yang nyaman membuat pemain usia dini lebih menikmati pertandingan sekaligus mendapatkan pengalaman bermain di lingkungan yang lebih representatif.

“Luar biasa, sangat bagus. Di sini lapangannya anak-anak sangat happy, sangat gembira. Fasilitasnya juga sangat bagus, termasuk ruang gantinya,” kata Taufiq.

Menurut Taufiq, pengalaman bertanding di fasilitas yang baik juga dapat memberikan gambaran kepada pemain mengenai lingkungan sepak bola yang lebih profesional.

“Ini memberikan edukasi buat mereka, seperti apa gambaran menjadi pemain profesional,” imbuhnya.

Berita Terkait :  KONI Kabupaten Malang Fokus Persiapkan Atlet untuk Porkab Malang dan Porprov X Jatim 2027
Pertandingan pembuka Inzia Super League KU-11 antara Taufiq Football Academy melawan Muslim Habibi Football Academy di Inzia Mini Soccer, Minggu (13/9/2026).

Sementara itu, Ketua Panitia Inzia Super League KU-11, Dicky Apdilla, mengatakan antusiasme peserta terlihat sejak pertandingan pertama. Dukungan orang tua juga cukup besar meski pertandingan berlangsung pada siang hari.

“Antusiasmenya luar biasa. Dari pemain dan orang tua sangat mendukung. Walaupun pertandingan di siang hari, anak-anak tetap semangat dan orang tua juga ikut memberikan dukungan,” ujar Dicky.

Menurut Dicky, kompetisi tersebut sengaja digelar untuk memberikan kesempatan lebih banyak kepada pemain usia dini mendapatkan pengalaman bertanding. Selain kemampuan teknis, pemain diharapkan terbiasa menghadapi situasi pertandingan dan berkembang melalui kompetisi.

“Kita juga ingin ikut peduli dan membantu pembinaan usia dini. Harapannya, anak-anak bisa mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus berkembang melalui kompetisi ini,” tandasnya. [van.nov.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!