30 C
Sidoarjo
Tuesday, September 1, 2026
spot_img

ISPA Mengganas, 87.730 Warga Terserang — Dinkes Gresik Soroti Gaya Hidup

Gresik, Bhirawa — Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih mendominasi kasus kesehatan masyarakat Gresik. Sepanjang tahun 2026, data laporan E-Pus Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mencatat kasus ISPA mencapai 87.730 kasus, jauh melampaui penyakit lain yang masuk dalam lima besar laporan kesehatan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Gresik, dr. Puspitasari Wardani, menyampaikan lima penyakit yang paling banyak tercatat:

1. ISPA — 87.730 kasus

2. Myalgia (gangguan otot) — 36.692 kasus

3. Hipertensi — 21.690 kasus

4. Dispepsia (gangguan pencernaan) — 18.819 kasus

5. Faringitis akut — 18.506 kasus

“Lima penyakit terbanyak dari laporan E-Pus 2026 adalah ISPA, gangguan otot, hipertensi, dispepsia, dan faringitis akut,” ujarnya.

Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan kesehatan warga tidak hanya soal penyakit infeksi. Penyakit tidak menular seperti hipertensi juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Temuan ini diperkuat melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), yang tidak hanya melayani warga yang sudah sakit, tetapi juga mendeteksi faktor risiko sejak dini. Salah satu temuan yang disoroti adalah rendahnya aktivitas fisik masyarakat.

“CKG sudah masuk dalam program PHTC dengan target capaian 46 persen dari total populasi,” jelas Puspitasari.

Dinkes Gresik mendorong masyarakat agar tidak menunggu sakit baru memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan rutin setidaknya setahun sekali penting untuk mendeteksi faktor risiko maupun penyakit yang sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Dengan demikian, gangguan kesehatan dapat ditangani lebih dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Berita Terkait :  Peringati HUT DWP ke-26, DWP UPT BLK Gelar Aneka Kegiatan Unggulan

Tingginya kasus ISPA juga menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan saluran pernapasan, menerapkan pola hidup sehat, dan meningkatkan aktivitas fisik. Pemeriksaan berkala harus menjadi kebiasaan, bukan baru dilakukan saat tubuh sudah menunjukkan gejala. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!