30 C
Sidoarjo
Tuesday, September 1, 2026
spot_img

Harmoni dari Desa Leran Kalitidu Bojonegoro: Dusun Sido Kumpul Menuju Panggung Nasional KASAD Award 2026

Bojonegoro, Bhirawa – Semangat gotong royong dan rajutan toleransi yang kuat mengantarkan Dusun Sido Kumpul, Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro melangkah ke panggung nasional.

Mewakili Kodam V Brawijaya, Kampung Pancasila binaan Kodim 0813 Bojonegoro ini resmi menjalani penilaian tingkat nasional dalam ajang KASAD Award 2026.  Penilaian lapangan yang bekerja sama dengan Astra ini menyaring 21 Kodim dan desa terbaik se-Indonesia, Selasa (1/9/2026).

Kehadiran Tim penilai dari Staf Teritorial Angkatan Darat (Sterad) ini disambut hangat oleh jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro, Forkopimda, Pemdes Leran, hingga deretan dinas teknis setempat.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menegaskan, kekuatan Dusun Sido Kumpul terletak pada aksi nyata lima pilar utama yaitu dibidang Ketahanan Pangan, program mandiri pangan yang menyokong kebutuhan warga lokal.

Bidang Pengembangan UMKM yakni pemberdayaan ekonomi warga berbasis kemandirian usaha. Dibidang Kepemudaan dan Karang Taruna, pembinaan olahraga serta pendirian Taman Baca masyarakat.

Dalam bidang Keamanan Lingkungan, melalui kegiatan penguatan pembinaan perlawanan rakyat (Wanra) dan siskamling, serta dibidang Keagamaan dan Seni Budaya adanya pembinaan moderasi beragama dan pelestarian tradisi lokal.

“Semua pilar ini terimplementasi dengan baik berkat sinergi pemerintah daerah, TNI, dan warga. Kami optimis Kampung Pancasila Dusun Sido Kumpul mampu membawa pulang hasil terbaik,” ujar Letkol Inf Dedy.

Ketua Tim Penilai Sterad, Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P., mengapresiasi keharmonisan warga yang tetap solid meski hidup dalam keberagaman keyakinan.

Berita Terkait :  Ombudsman RI Kunjungi Polres Situbondo, Lakukan Penilaian Kepatuhan Layanan Publik

“Penilaian ini dilakukan secara objektif. Kerukunan dan fasilitas di sini terbangun secara berkelanjutan, bukan sekadar persiapan seremonial,” tegas Letkol Inf Hasan Dasuki.

Sementara itu, Kepala Desa Leran, Muttabiin, menyampaikan apresiasi mendalam serta rasa syukur atas digelarnya perlombaan Kampung Pancasila di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran program Kampung Pancasila ini dinilai memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan desa dan penguatan keharmonisan warga.

Muttabiin mengungkapkan, ajang Kampung Pancasila ini menjadi momentum berharga untuk memperkenalkan potensi Desa Leran ke khalayak luas.

Menurutnya, perlombaan yang diprakarsai oleh pihak Kodim 0813 Bojonegoro ini sangat membantu mengangkat nama desa agar lebih dikenal oleh masyarakat umum.

“Kami sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Kodim 0813 Bojonegoro. Adanya lomba Kampung Pancasila ini sangat membantu mengangkat Desa Leran agar bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Muttabiin.

Desa Leran yang dihuni 6.608 jiwa di atas lahan 1.506 hektar ini dinilai memiliki potret kerukunan yang alami, dikenal memiliki tingkat toleransi dan keberagaman agama yang tinggi.

Di desa ini, fasilitas ibadah seperti dua gereja, satu musala, hingga TPQ berdiri berdampingan dengan harmonis. Menurut Muttabiin, keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama di Desa Leran telah terjalin erat dan terjaga sejak zaman nenek moyang hingga saat ini.

Adanya Kampung Pancasila semakin mempertegas komitmen warga dalam merawat nilai-nilai persatuan dan toleransi yang telah diwariskan secara turun-temurun tersebut.

Berita Terkait :  Sekjen Kemnaker: Pengantar Kerja Harus Miliki Kemampuan Era Digital

Kepala Desa Leran juga mengapresiasi peran aktif TNI khususnya Kodim 0813 Bojonegoro, yang dinilainya selalu dekat dan menyatu dengan rakyat, keberadaan TNI sebagai milik masyarakat akan terus memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan warga.

“Apresiasi saya sangat bagus sekali untuk lomba ini. Karena tentara adalah milik masyarakat, saya yakin kebersamaan ini akan selalu terjaga,” pungkasnya.

Melalui program Kampung Pancasila, Kepala Desa Leran berharap semangat kebersamaan, gotong royong, dan toleransi di desanya dapat terus dirawat serta menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!