27 C
Sidoarjo
Monday, August 24, 2026
spot_img

Karhutla Melanda Tiga Titik Kawasan Tahura Gondang, TNI dan Tim Gabungan Bergerak Cepat

Mojokerto, Bhirawa – Puncak musim kemarau yang melanda Kabupaten Mojokerto dalam dua minggu terakhir tidak hanya memicu kekeringan lahan pertanian dan kesulitan akses air bersih, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satunya terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Resort 06 Mojokerto, yang meliputi wilayah Jatirejo dan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Minggu (23/8/2026) sore.

Kebakaran terpantau di tiga titik, yaitu Blok Senikir dan Blok Kingking di atas Dusun Gagan, Desa Begaganlimo, serta Blok Bukit Semar di atas Desa Dilem, Kecamatan Gondang. Berkat kesiapsiagaan personel Kodim 0815/Mojokerto dan jajaran Koramil bersama warga serta relawan, penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 15.30 WIB dari personel Tahura. Langsung menindaklanjuti laporan tersebut, personel Koramil 0815/18 Gondang bersama unsur Tahura, BPBD Kabupaten Mojokerto, Polri, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Begaganlimo segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pemantauan, pengawasan, sekaligus upaya pemadaman.

Dalam penanganan Karhutla ini, Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Warudi bersama tiga personel turun langsung ke lapangan. Kegiatan juga melibatkan empat personel Polsek, enam personel BPBD Kabupaten Mojokerto, Kepala Resort 06 Tahura Gandi Eka Sahriyal bersama 14 personel, serta 12 anggota MPA Desa Begaganlimo.

Kondisi medan yang berada di kawasan hutan dengan vegetasi rapat dan akses yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Berdasarkan informasi dari pihak Tahura, kebakaran diduga dipicu kondisi cuaca ekstrem berupa suhu panas tinggi disertai angin kencang, yang memudahkan api merambat pada vegetasi yang telah kering.

Berita Terkait :  Gandeng Kodim, Pemkot Mojokerto Sidak Pasar dan Gudang Bulog Jelang Nataru 2026

Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Warudi menyampaikan bahwa begitu menerima informasi adanya Karhutla, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk berkoordinasi dengan pihak Tahura dan unsur terkait, serta meninjau langsung ke lokasi.

“Begitu menerima laporan, kami langsung bergerak bersama personel Koramil untuk memastikan kondisi di lapangan. Karena lokasinya berada di kawasan hutan dengan medan yang cukup sulit dan vegetasi yang kering, penanganannya membutuhkan kewaspadaan serta koordinasi yang baik antarunsur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan TNI dalam penanganan Karhutla merupakan bagian dari upaya mempercepat penanggulangan bencana sekaligus mencegah api meluas ke kawasan lain.

“Kami bersama Tahura, BPBD, Polri, dan MPA berupaya semaksimal mungkin mengendalikan titik api. Prioritas kami adalah mencegah api merambat dan memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Personel juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang sudah padam untuk mengantisipasi munculnya kembali api,” jelasnya.

Kapten Inf Warudi menambahkan, kondisi medan yang cukup berat membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan personel. Oleh karena itu, penanganan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Alhamdulillah, untuk Blok Senikir dan Blok Kingking sudah berhasil dipadamkan. Sementara di Blok Semar masih dilakukan penanganan dan pemantauan. Untuk titik yang belum sepenuhnya padam, pemadaman akan dilanjutkan oleh petugas Tahura pada pagi hari dengan tetap berkoordinasi bersama unsur terkait,” tambahnya.

Berita Terkait :  Mantan Kadinkes Kota Batu Dituntut Setahun, Tiga Bulan Penjara

Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, titik api di Blok Kingking dilaporkan telah padam. Blok Senikir juga berhasil dipadamkan, sedangkan Blok Semar masih dalam proses pemadaman dan pengawasan. Pemadaman pada titik yang belum tuntut akan dilanjutkan petugas Tahura pada Senin pagi. Seluruh unsur yang terlibat juga terus melakukan pemantauan untuk mencegah munculnya kembali titik api serta memastikan kawasan tetap aman.

Lokasi kebakaran berjarak sekitar lima kilometer dari permukiman Dusun Gagan, Desa Begaganlimo. Berdasarkan data awal, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. [min.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!