32.2 C
Sidoarjo
Sunday, August 16, 2026
spot_img

Utusan Khusus Presiden Minta Pemulihan Bromo Diprioritaskan Demi Nasib Pelaku Wisata

Kab. Probolinggo, Bhirawa – Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Indra Sutanto, meninjau langsung kondisi kawasan Gunung Bromo yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari hasil peninjauan tersebut, kondisi faktual di lapangan akan menjadi bahan laporan kepada pemerintah terkait proses pemulihan kawasan wisata Bromo.

Indra mengatakan, pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi kawasan, termasuk luas wilayah yang terdampak kebakaran.

Informasi tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada pihak terkait sebagai bahan tindak lanjut, termasuk apabila terdapat hal-hal yang perlu mendapat dukungan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Kita juga sudah lihat. Mungkin yang pertama kita sampaikan itu kondisi real-nya, keadaan aslinya di sini seperti apa, dan juga nanti saya sampaikan berapa luasnya yang terdampak,” ujar Indra saat meninjau kawasan Bromo.

Menurutnya, apabila dalam proses pemulihan masih terdapat kebutuhan yang memerlukan dukungan pemerintah, pihaknya akan ikut membantu melakukan tindak lanjut. Hal tersebut penting mengingat aktivitas pariwisata Bromo memiliki keterkaitan langsung dengan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan.

Ia menilai penutupan kawasan wisata dalam waktu yang cukup lama berpotensi memberikan dampak terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian dari sektor pariwisata.

“Penduduk sekitar sini mata pencahariannya kan di wisata. Jadi kalau ini lama-lama ditutup, kasihan,” katanya.

Karena itu, Indra berharap proses penanganan kebakaran dan pemulihan kawasan dapat segera dituntaskan. Namun, ia juga memahami bahwa pembukaan kembali kawasan tetap harus mempertimbangkan kondisi keamanan di lapangan.

Berita Terkait :  Kedatangan Anggota Komisi V DPR RI, Bupati Madiun: Pembangunan Infrastruktur Sangat Penting Wujudkan Swasembada Pangan

Di sisi lain, Indra memberikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan yang sejak awal telah terlibat dalam penanganan kebakaran. Menurutnya, upaya pemadaman hingga proses pendinginan membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak.

“Kita dari UKP terutama mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya untuk semua relawan yang sudah berjuang dari awal sampai sekarang,” ujarnya.

Selain persoalan pemulihan kawasan, Indra juga menyoroti pentingnya kesadaran wisatawan dalam menjaga keamanan lingkungan ketika berkunjung ke kawasan wisata alam.

Menurutnya, wisatawan tidak cukup hanya menikmati keindahan Bromo, tetapi juga harus memahami potensi bahaya yang ada. Pengunjung diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Jangan kita lihat indahnya saja, tapi juga kita harus sadar tingkat bahayanya,” katanya.

Ia secara khusus mengingatkan wisatawan yang merokok agar lebih berhati-hati dalam membuang maupun membawa sumber api selama berada di kawasan wisata.

Menurut Indra, kelalaian yang terlihat kecil dapat memberikan dampak besar, bukan hanya terhadap lingkungan tetapi juga masyarakat yang kehidupannya bergantung pada aktivitas pariwisata.

“Kalau sudah begini, yang rugi banyak orang,” tegasnya.

Sementara itu, proses penanganan karhutla di kawasan Bromo hingga kini masih berlangsung. Satgas Penanganan Karhutla masih melakukan penyisiran dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali berkembang menjadi titik api.

Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan sebelumnya menyebut kondisi secara umum sudah aman dan kondusif. Luas lahan terdampak tercatat 1.120,3 hektare dan belum mengalami penambahan.

Berita Terkait :  Bupati Gus Barra Pimpin Tarawih Perdana Bersama ASN Pemkab Mojokerto

Untuk pembukaan kawasan Kaldera Bromo sendiri, keputusan masih menunggu hasil evaluasi Satgas serta kesiapan dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Setelah dinyatakan aman, keputusan pembukaan kawasan akan disampaikan oleh Menteri Kehutanan.

Indra berharap proses tersebut dapat segera diselesaikan sehingga masyarakat yang menggantungkan pendapatan dari pariwisata Bromo dapat kembali beraktivitas, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kelestarian kawasan. [fir.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!