31.6 C
Sidoarjo
Tuesday, August 11, 2026
spot_img

Lat Pra Ops Tumpas Narkoba Semeru: Polres Gresik Kerahkan 103 Personel Berantas Peredaran Narkoba

Gresik, Bhirawa — Polres Gresik menggelar Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Tumpas Narkoba Semeru 2026 di Ruang Rupatama Sarja Arya Racana Mapolres Gresik. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mematangkan kesiapan personel dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Gresik.

Lat Pra Ops dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Arief Sukmo Wibowo, mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. Turut hadir Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani, jajaran perwira staf, serta seluruh personel peserta latihan.

Dalam amanat Kapolres yang dibacakan Kompol Arief, disampaikan bahwa Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026 akan berlangsung selama 12 hari, mulai 12 hingga 23 Agustus 2026. Sebanyak 103 personel akan dilibatkan, dengan mengedepankan Satresnarkoba bersama seluruh Polsek jajaran.

Operasi ini diarahkan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif, sekaligus mendukung gerakan Jatim Sangar atau Sadar Ngelawan Narkoba.

Sasaran operasi meliputi:

– Pengguna, pecandu, pengedar, hingga jaringan/sindikat peredaran gelap narkotika

– Barang bukti: Narkotika Golongan I, II, III, tembakau sintetis/gorila, PCC, serta obat-obatan terlarang

“Laksanakan deteksi dini dan tindakan tegas terhadap jaringan peredaran narkoba. Pedomani Kirsus Intelijen, gelar razia sasaran secara terukur, dan tuntaskan proses hukum hingga pelimpahan ke kejaksaan. Tetap utamakan keselamatan personel di lapangan,” tegas Kompol Arief.

Kanit IV Satintelkam Ipda Hendry Nurdiansyah memaparkan peta kerawanan kasus narkoba sepanjang tahun 2025:

Berita Terkait :  Siswa PAUD Sidoarjo Ingin Merasakan Nikmatnya MBG

– Manyar: 25 kasus

– Driyorejo: 23 kasus

– Kebomas: 16 kasus

– Gresik Kota: 15 kasus

Ia juga mengingatkan perkembangan modus baru, mulai dari sistem ranjau, peredaran obat keras tanpa resep, hingga penyusupan ke pemukiman, fasilitas umum, dan lingkungan pendidikan. Personel diminta mendayagunakan teknologi serta mewaspadai kebocoran informasi dan keterlibatan oknum.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba AKP Ahmad Yani menyatakan seluruh penanganan dan penerbitan Laporan Polisi (LP) kasus narkoba dipusatkan di Satresnarkoba, guna menyelaraskan data dan memperkuat pemetaan jaringan.

“Setiap penindakan harus melalui penyelidikan yang matang dan terukur. Hindari tindakan arogan yang membahayakan personel maupun nama baik institusi,” tegasnya.

Kompol Arief juga mengingatkan predikat Gresik sebagai Kota Santri tidak boleh membuat jajaran lengah. Personel diharapkan mengantisipasi modus baru seperti narkoba cair/liquid vape, penyelundupan lewat barang mainan, hingga penyimpanan di lokasi tersembunyi.

Melalui Lat Pra Ops ini, Polres Gresik menegaskan kesiapan penuh jajaran untuk menekan peredaran narkoba, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!