Situbondo, Bhirawa – Direktur PT KAS (Karya Avia Sentosa) Apipah, SH, MH, sebagai mitra kerja PT NUSEA (Nusantara Seafood Adhikarya) menjadi salah satu peserta bursa kerja yang diadakan UPT BLK Situbondo, Selasa (5/8/2026). Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kadis Ketenagakerjaan Provinsi Jatim, Sigit Priyanto, ST, MM dan Kepala UPT BLK Situbondo, Bahtiar Santoso, S.Sos, MM.
Menurut Apipah, SH, MH, dirinya sebagai owner PT KAS sengaja mengikuti kegiatan bursa kerja yang diadakan UPT BLK Situbondo dengan tujuan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Santri, Situbondo.
“Kami menyediakan 1000 lowongan kerja. Namun pengisian pekerja itu tidak sekaligus, namun bertahap,” aku Apipah, SH, MH.
Masih kata Apipah SH, MH, PT KAS bergerak dibidang penyedia tenaga kerja bagi perusahaan diberbagai bidang usaha di Indonesia, dimana pelayanan ini diberikan secara gratis.
“Alhamdulillah sekarang ada unit baru di Situbondo. Jadi kami ada kerjasama dengan PT NUSEA yang ada di Kapongan, Situbondo. Dan itu untuk lowongan pekerjaannya ada 1000, dan itu akan kami lakukan secara bertahap,” urainya.
Penyediaan 1000 tenaga kerja ini, aku Apipah, sudah ia sosialisasikan di seluruh titik Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Terlebih dari itu, lanjutnya, adanya job fair di Situbondo ini bisa mencukupi kebutuhan tenaga kerja bagi Perusahaan Salem Baru.
‘Kami juga sudah mensosialisasikan ditengah masyarakat Situbondo, serta sosialisasi di acara job fair di UPT BLK Situbondo yang telah dibuka oleh bapak Kadisnaker Provinsi Jatim, Sigit Priyanto tadi. Untuk domisili kami bebas, bisa dari luar Situbondo. Tetapi kami mengutamakan pelamar terdekat ya. Putra daerah gitu,” ungkapnya.
Sebaliknya, ulas dia lagi, jika masih belum memenuhi kuota, tentunya perusahaannya bebas. Untuk 1000 lowongan kerja yang harus cepat terisi, bebernya, adalah tenaga kupas udang, karena orientasi segmen ini adalah komoditas ekspor.
“Jadi kami ini tempat kerjanya itu sangat bersih, rapi dan steril serta memakai pakai APD lengkap. Untuk ijasahnya juga bebas. Boleh lulusan SD, SMP, SMA atau SMK. Artinya tingkatan lulusan pendidikan dibolehkan. Terutama dari kalangan wanita, tetapi juga ada dari kalangan laki laki,” ujarnya.
Tak hanya itu, wanita energik berhijab itu juga mengupas tentang bagian pekerjaan baru bakal ditempatkan di bagian bongkar dan OB. Sebagai penyedia pekerjaan, terangnya, dirinya berharap bisa membantu para pekerja yang sedang mencari pekerjaan sesuai dengan keinginan.
“Kami selama ini tidak pernah mengklaim atau memotong gajinya anak anak itu. Bahkan sepeser pun tidak pernah dan selalu gratis. Yang terpenting anak anak kerja dengan rajin dan baik. Itu saja sudah ok,” pungkas Apipah. [awi.kt]


