28.3 C
Sidoarjo
Tuesday, August 4, 2026
spot_img

Isu Komunitas LGBT Pelajar di Malang Jumlah Anggota Capai Ribuan

Kab Malang, Bhirawa – Isu keberadaan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kabupaten Malang dan sekitarnya sering menjadi sorotan publik serta pembahasan terkait penanganan kesehatan dan norma sosial. Pemerintah bersama tokoh masyarakat berfokus pada langkah pengawasan, pencegahan penularan penyakit, serta penguatan nilai agama dan budaya lokal. Karena LGBT sudah mulai meracuni generasi muda di bumi Kanjuruhan, yang dibuktikan dengan banyaknya grup media sosial (medsos) yang anggotanya adalah penganut paham LGBT.

Kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melakukan pengawasan dan edukasi kesehatan terus ditingkatkan oleh instansi terkait untuk menekan risiko penularan infeksi menular pada kelompok rentan. Tokoh agama dan aliansi masyarakat, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), secara terbuka menyatakan penolakan terhadap aktivitas penyimpangan perilaku seksual yang tidak sesuai dengan norma. Dengan isu tersebut, tentunya Pemkab Malang memperketat sosialisasi dan koordinasi antar lembaga guna menjaga ketertiban umum serta ketahanan keluarga, serta melakukan penyuluhan dan sosialisasi lingkungan sehat.

Fenomena LGBT patut diwaspadai, karena sudah mulai meracuni generasi muda dan bisa dibuktikan dengan banyaknya grup media sosial (medsos) yang anggotanya adalah penganut paham LGBT. Bahkan, di komunitas LGBT itu banyak yang usianya masih di bawah umur. Dan ada beberapa grup diantaranya beranggotakan para pelajar SMP dan SMA. Perkumpulan gay pelajar SMP Malang di Facebook, grup LGBT diberi nama Gay SMP Malang Singosari-Lawang, dalam grup gay siswa SMP Malang tersebut anggotanya lebih dari seribu orang.

Berita Terkait :  Merasa Pernyataan Dikomentari Berlebihan, Gabungan LSM dan Ormas Audiensi ke Bakesbangpol Sampang

Namun tidak diketahui pasti siapa administrator (admin) grup gay SMP Malang Singosari-Lawang, sebab tidak ada tampilan admin pada laman grup. Selain itu, laman grup juga tidak menampilkan deskripsi apapun terkait aktivitas grup. Dan juga ditemukan adanya grup gay di kalangan siswa SMA dengan nama gay SMA Malang Kota. Anggota grup gay SMA tidak sebanyak di grup Gay SMP Malang, yang hanya beranggotakan ratusan orang. Dalam komunitas LGBT tersebut, juga terdapat para mahasiswa di Malang yakni diberi nama grup Persatuan Gay Universitas Brawijaya.

Dengan isu komunitas LGBT di Kabupaten Malang telah mendapatkan respon Bupati Malang HM Sanusi, Selasa (4/8/2026), kepada wartawan menegaskan, bahwa Pemkab Malang bersama tokoh agama dan masyarakat berfokus pada langkah pengawasan, pencegahan penularan penyakit, serta penguatan nilai agama dan budaya lokal. Sehingga masyarakat Kabupaten Malang, khususnya para orang tua waspada terhadap maraknya LGBT.

“Kami telah memerintahkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan terhadap penyimpangan perilaku seksual LGBT dan bahayanya, serta ancaman hukumnya,” kata dia.

Menurutnya, ada beberapa aspek utama terkait fenomena LGBT, seperti pandangan sosial dan budaya, yang mana masyarakat Indonesia secara umum masih memegang teguh nilai moral, etika, dan agama yang sangat kental. Sehingga perilaku menyimpang ini sering kali ditolak dan dianggap tidak sesuai dengan norma sosial ketimuran. Selain LGBT telah melanggar norma agama, hal ini juga berdampak pada kesehatan terutama terkait risiko penularan penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS yang sering dikaitkan dengan perilaku seksual berisiko.

Berita Terkait :  Dinilai Lempar Tanggung Jawab, Audensi GAIB-P dengan PLN ULP Sampang Berakhir Ricuh

“Antisipasi perilaku seksual tersebut tidak menyebar terlalu luas di Kabupaten Malang, maka masyarakat harus diberikan edukasi terkait bahayanya LGBT,” ujar Bupati Malang. [cyn.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!