Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Roni.
Tulungagung, Bhirawa. – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tulungagung terus melakukan penyidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) pengadaan tanah Griyo Dalem Kanjengan tahun 2022. Bahkan saksi yang diperiksa terus bertambah.
Kasi Intelijen Kejari Tulungagung, Roni, Rabu (29/7), mengungkapkan sampai saat ini Kejari Tulungagung sudah memeriksa 40 saksi. Bertambah dari sebelumnya yang sebanyak 36 saksi.
“Memang ada penambahan saksi yang dimintai keterangan. Juga mungkin ada yang belum dimintai keterangan,” ujarnya.
Menurut dia, penyidik Kejari Tulungagung membutuhkan penambahan keterangan dari beberapa pihak. Tidak hanya pihak pelaksana, tetapi juga pihak perencana dan lainnya.
Selain itu, Roni menyebut saat ini penyidik Kejari Tulungagung sedang berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan appraiser (ahli penilai harga tanah).
“Kami harus melakukan penghitungan ulang. Ini untuk membandingkan dengan yang telah kami hitung,” paparnya.
Sejauh ini diakui Roni, penyidik Kejari Tulungagung belum mengumumkan siapa tersangka dalam kasus tersebut. Apalagi kejaksaan menerapkan asas praduga tak bersalah (presumption of innocence).
“Kami masih memperkuat dua alat bukti,” sambungnya.
Roni selanjutnya juga mengungkapkan jika audit BPKP serta koordinasi dengan appraiser membutuhkan waktu yang terbilang tidak singkat.
“Yang BPKP bisa membutuhkan proses waktu antara dua bulan sampai tiga bulan. Sedang untuk appraiser bisa berlangsung singkat,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Kejari Tulungagung kembali melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan tipikor pengadaan tanah Griyo Dalem Kanjengan tahun 2022 .
Setelah menggeledah Kantor BPKAD Kabupaten Tulungagung dan Kantor Disbudpar Kabupaten Tulungagung, kini giliran Kantor Kelurahan Kepatihan yang digeledah, Selasa (14/7) siang lalu.
Roni saat itu mengatakan Kejari Tulungagung sudah pula memeriksa sekitar 36 saksi. Tak terkecuali mantan Bupati Tulungagung. Maryoto Birowo dan notaris Panhis Yody Wirawan. (wed.hel)


