27.8 C
Sidoarjo
Monday, July 13, 2026
spot_img

Capaian Skrining Kesehatan di BPJS Kesehatan Tulungagung Meningkat


Tulungagung, Bhirawa – Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Cabang Tulungagung mencatat kenaikan capaian skrining kesehatan di tahun 2026 dibanding tahun sebelumnya. Sampai bulan Juni 2026, jumlah peserta JKN yang telah melakukan skrining kesehatan sebanyak 541.265 orang.

“Jumlah peserta JKN yang telah melakukan skrining kesehatan tersebut meningkat dari tahun 2025 yang tercatat sejumlah 491.707 orang,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Fitriyah Kusumawati, Senin (13/7).

Menurut dia, dari tiga wilayah kabupaten yang menjadi wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung, Kabupaten Tulungagung menempati urutan pertama yang warganya banyak melakukan skrining kesehatan. Setelah itu disusul Kabupaten Trenggalek dan terakhir Kabupaten Pacitan.

Data BPJS Kesehatan Cabang Tulungagung menyebutkan dalam bulan layanan padan Januari sampai Juni 2026, jumlah warga Kabupaten Tulungagung yang telah melakukan skrining kesehatan sebanyak 256.936 orang.

Sedang untuk warga Kabupaten Trenggalek (147.265 orang) dan Kabupaten Pacitan (137.064).

Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah warga Kabupaten Tulungagung yang melakukan skrining kesehatan sejumlah 233.336 orang. Kemudian Kabupaten Trenggalek (149.934 orang) dan Kabupaten Pacitan (108.437 orang).

“Kami berharap jumlah warga yang melakukan skrining kesehatan terus meningkat. Apalagi skrining kesehatan berfungsi untuk mendeteksi penyakit sebelum gejala muncul ,” tuturnya.

Sebelumnya, Fitriyah memperingatkan agar warga menerapkan langkah preventif melalui skrining kesehatan setiap satu tahun sekali. Skrining kesehatan bermanfaat sebagai upaya deteksi dini risiko penyakit kronis bagi setiap peserta JKN.

Berita Terkait :  Andromeda Qomariah, Kepala Diskop UKM Provinsi Jatim Wafat

“Banyak masyarakat yang belum menyadari bahwa dirinya telah mengalami penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, maupun penyakit jantung pada tahap awal. Melalui skrining ini, peserta dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini sehingga dapat melakukan upaya pencegahan maupun pengelolaan agar tidak berkembang menjadi komplikasi,” paparnya.

Disebutkan, ada 14 jenis penyakit yang dapat di deteksi melalui skrining kesehatan. Yakni, diabetes mellitus, hipertensi, stroke, penyakit jantung iskemik, kanker leher rahim, kanker payudara, anemia remaja putri, tuberkolusis, thalasemia, kanker paru, kanker usus, hepatitis B, hepatitis C dan penyakit paru obstruktif kronis. [wed.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!