Kota Batu, Bhirawa – Wali Kota Batu, Nurochman meminta pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Batu menjadi momentum meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemerintah Kota (Pemkot). Wali kota meminta semua perangkat daerah untuk meningkatkan dedikasi dan kualitas pelayanannya kepada masyarakat. Untuk itu usai pelantikan, Nurochman mengjnstruksikan kepada Sekda baru untuk melakukan kordinasi dan konsolidasi untuk menghilangkan sekat di internal Pemerintah Kota Batu.
“Mari kita jadikan pelantikan hari ini sebagai awal penguatan birokrasi Pemerintah Kota Batu yang semakin solid, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat,” pinta Nurochman kepada Alfi Nurhidayat yang telah dilantik sebagai Sekda Kota Batu, kemarin (7/7).
Pria yang kerap disapa Cak Nur ini menegaskan bahwa kepercayaan dari masyarakat tidak dibangun dari banyaknya program yang direncanakan Pemkot. Melainkan dari kualitas pelayanan yang dirasakan warga setiap hari. Untuk itu Cak Nur meminta Alfi Nurhidayat yang telah dilantik sebagai sekda deginitif agar bisa menjadi motor penggerak reformasi birokrasi di Kota Batu.
“Bangun budaya kerja yang profesional, hilangkan ego sektoral, perkuat koordinasi, percepat pengambilan keputusan, dan dorong lahirnya inovasi yang memberi dampak nyata bagi pelayanan publik,” pesan Cak Nur.
Selain itu, lanjutnya, seorang sekda juga harus mampu menjamin pelayanan publik bisa berjalan dengan baik. Untuk itu Sekda harus mampu mensinergikan dan seluruh perangkat daerah menuju tujuan pembangunan yang telah direncanakan dan ditetapkan bersama.
Pelantikan Sekda definitif bukan menjadi akhir dari sebuah kompetisi, melainkan awal dari kolaborasi yang harus semakin kuat. Untuk itu semua perangkat daerah harus menghilangkan sekat- sekat yang sempat muncul dalam tahapan pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Piminan Tinggi Pratama (JPTP).
Cak Nur juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan dukungan penuh kepada Sekretaris Daerah yang baru. “Tidak ada lagi sekat-sekat setelah proses seleksi ini selesai. Yang kita hadapi ke depan bukanlah persaingan internal, melainkan tantangan pembangunan Kota Batu yang membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah,” tegas Cak Nur.
Dengan hilangnya sekat di tubuh perangkat daerah maka Pemkot Batu harus bisa bekerja dalam satu semangat, satu irama, dan satu tujuan. Untuk itu Pemkot juga harus menjadikan kolaborasi sebagai budaya kerja dan semangat integritas. Hal ini penting sebagai landasan pengabdian, serta pelayanan kepada masyarakat dan orientasi utama birokrasi.
Menyikapi hal ini, Sekda Alfi Nurhidayat menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas sesuai kewenangannya. Termasuk untuk memenuhi arahan arahan Wali Kota Batu dalam upaya merealisasikan visi misi Kepala Daerah, mBatu SAE.
Ia mengaku optimis bahwa dalam tugasnya sebaga Sekda Kora Batu, kebersamaan dan komitmen seluruh ASN akan mampu menghadirkan birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan melayani. Dan yang paling penting, Pemkot Batu bisa semakin dipercaya masyarakat.
“Kita siap mengakselerasi terwujudnya visi mBatu SAE menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu akan kita pastikan tidak ada visi misi Sekda, maupun visi misi kepala Organisasi Perangkat Daerah,” tegas Alfi. [nas.kt]


