31.1 C
Sidoarjo
Monday, June 22, 2026
spot_img

Surabaya “Menyala”! Rujakphoria 2026Buktikan Kuliner Lokal Bisa Tampil Modern dan ‘Slay’

Nguleg bareng di acara Festival Rujakphoria 2026.

Surabaya, Bhirawa
Aroma terasi, petis, dan kacang goreng menyerbak di Surabaya Expo Center. Namun, jangan bayangkan suasana pasar yang gerah. Sabtu (09/5) malam ini, kuliner legendaris kebanggaan warga Kota Pahlawan tampil dalam wajah baru yang lebih segar, estetik, dan penuh gaya melalui gelaran Festival Rujakphoria 2026.

Acara yang dihelat dalam rangka menyambut kemeriahan Pesta Sepak Bola Dunia ini berhasil menjembatani perbedaan generasi. Jika biasanya rujak uleg dinikmati secara konvensional, di tangan panitia Rujakphoria, makanan ini menjadi pusat perhatian dunia digital. Istilah anak mudanya, rujak uleg malam ini sedang “Glow Up” atau tampil maksimal.

Tradisi Nguleg dalam Balutan Modernitas Agenda paling dinanti, Nguleg Massal, bukan sekadar memuaskan perut. Ratusan peserta dari berbagai kalangan berkumpul mengayunkan ulekan di atas cobek besar secara serentak.

Bagi para orang tua, ini adalah nostalgia kebersamaan. Namun bagi Gen Z, ini adalah momen “Solidarity Goals” yang sangat layak diunggah ke media sosial karena estetikanya.
Ketua panitia penyelenggara menjelaskan bahwa nama ‘Rujakphoria’ diambil dari kata Rujak dan Euphoria. Tujuannya agar semangat mencintai produk lokal tetap tinggi atau tetap “Hype” di tengah gempuran tren kuliner asing.

Fasilitas Lengkap untuk Semua Usia
Selain kuliner, pengunjung dimanjakan dengan berbagai zona menarik:

● Rujak Nusantara: Menampilkan varian rujak dari Sabang sampai Merauke, memberikan edukasi bahwa kekayaan rasa Indonesia sangat luas.
● Fashion Show: Peragaan busana yang memadukan batik Surabaya dengan potongan gaya streetwear masa kini.
● Arena Bermain & Lomba Vlog: Tempat di mana anak-anak bisa bermain dengan aman, sementara para remaja sibuk merekam keseruan acara untuk dijadikan konten video kreatif.

Berita Terkait :  Sukses Pecahkan Rekor MURI dan Salurkan Bantuan CSR ke Penyandang Disabilitas

Melalui Rujakphoria, Surabaya membuktikan bahwa budaya tidak harus kaku. Budaya bisa tampil “Slay” dan tetap relevan untuk semua usia, mulai dari kakek-nenek hingga cucu mereka yang sangat mahir menggunakan ponsel pintar.

“perasaanya sangat senang banget ,apalagi kami juara best costume dan suasanya di sini sangat megah,bagus dan keren banget la pokoknya dan kita juga menikmati acara Rujak Uleg dengan antusias” ujar Rifki, narasumber talent fashion show festival Rujak Uleg. mg9.wwn

*Reporter : Laila Dona Bulan Nouvianti

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!