23.9 C
Sidoarjo
Monday, June 22, 2026
spot_img

5.800 Kasus TBC Masih Menyerang Warga Kabupaten Sidoarjo

Sidoarjo, Bhirawa
Masyarakat Kabupaten Sidoarjo masih banyak yang terserang penyakit TBC atau Tubercolosis . Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo jumlah kasus pada saat ini mencapai 5.800 kasus. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr Djoko Setijono menyampaikan, dari 5.800 kasus itu capaian penanganan mencapai 91 persen atau sekitar 5.700 kasus.

Untuk mendukung target eliminasi TB tahun 2028 mendatang, Dinkes Kabupaten Sidoarjo telah menyiapkan layanan pengobatan TB di 170 fasilitas pelayanan kesehatan. “Sekaligus kita juga terus memperluas sarana pengobatan dan meningkatkan penemuan kasus suspect TB melalui screening masif di masyarakat,” komentar dr Joko Setijono, belum lama ini.

Selain itu, pembentukan Desa Siaga TB juga terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor hingga tingkat desa dan kecamatan. Dinas Kesehatan Sidoarjo juga mendorong pelaksanaan munisasi dasar lengkap serta gerakan menjaga kebersihan lingkungan rumah sebagai langkah pencegahan TB di masyarakat. “Sebelum target eliminasi TBC nasional yang ditetapkan tahun 2030, semoga kita bisa lebih dulu bisa elimnasi TBC pada tahun 2028,” ujarnya.

Peranan PKK membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dalam mencapai target elimnasi TBC pada tahun 2028 mendatang, sangat diharapkan. PKK di kabupaten Sidoarjo agar aktif melakukan deteksi dini, pendampingan pasien hingga edukasi lingkungan sehat di tengah masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, mensupport dan akan menggerakkan PKK agar melakukan peran strategis, sebagai motor penggerak sekaligus ujung tombak di tengah masyarakat dalam penanganan kasus TB. “Penanganan penyakit adalah tanggung jawab kita bersama. Diantaranya seperti kasus TBC ini,” ujarnya.

Berita Terkait :  Lagi, Kedapatan Pesta Sabu-Sabu, Tiga Pria Digerebek Satresnarkoba Polres Situbondo

Kader PKK menurut Sriatun, bisa berkolaborasi dengan petugas kesehatan dalam menemukan pasien dan mengobati pasien hingga sembuh. Menurutnya seorang ibu memiliki peran besar dalam menciptakan lingkungan rumah yang sehat. Sehingga bisa memutus mata rantai penularan tuberkulosis.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!