Gresik, Bhirawa
Tingginya kebutuhan akan bahan bangunan berkualitas serta tanggung jawab mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, mendorong PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) untuk terus berinovasi menghadirkan solusi produk dan layanan yang aplikatif berbasis riset mendalam.
Langkah strategis ini direalisasikan SIG melalui kolaborasi sinergis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dalam sebuah kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen serta produk turunannya.
Kerja sama penting antara SIG dan BRIN ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, bersama Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, R. Hendrian. Acara penandatanganan ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan bertajuk “BRIN Goes To Industry 4”, yang berlangsung di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta.
Wakil Kepala BRIN, Amarulla Octavian, menjelaskan bahwa program “BRIN Goes To Industry” berperan sebagai wadah komunikasi strategis bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari dunia industri, lembaga penelitian, regulator, hingga masyarakat luas.
Melalui wadah ini, berbagai pihak dapat bertukar informasi terkait produk hasil riset dan inovasi, dengan tujuan meningkatkan kualitas penelitian agar mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kemajuan bangsa.
“BRIN Goes To Industry merupakan implementasi dari arah kebijakan dan strategi RPJMN 2025–2029. Di sini BRIN berkontribusi langsung pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset dan inovasi yang berorientasi pada harmoni. Harmoni antara manusia, lingkungan, alam, dan budaya, serta mendorong kehidupan sosial yang inklusif dan toleran,” ungkap Amarulla Octavian.
Sementara itu, Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menegaskan bahwa riset merupakan kunci utama dalam menghadirkan produk material bangunan yang unggul dan berkelanjutan, guna menjawab tantangan serta kebutuhan sektor konstruksi yang terus berkembang pesat.
Oleh karena itu, SIG secara aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak yang relevan, termasuk BRIN, untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi di bidang semen maupun produk turunannya.
Lingkup kerja sama strategis antara SIG dan BRIN meliputi berbagai kegiatan, mulai dari riset terapan untuk menciptakan inovasi produk semen dan turunannya, pemanfaatan bersama fasilitas sarana prasarana penelitian, advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan, hingga penyediaan solusi produk dan jasa yang mendukung pemulihan ekonomi nasional. Kerja sama ini juga mencakup respons terhadap isu perubahan iklim serta program peningkatan kompetensi sumber daya manusia kedua belah pihak.
“Kerja sama riset dengan BRIN ini adalah langkah strategis bagi SIG untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang tidak hanya berkualitas tinggi dan bermutu, tetapi juga ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus selaras dengan strategi transformasi SIG dalam mengoptimalkan pengembangan produk turunan semen dan portofolio bisnis yang saat ini menjadi fokus utama perseroan,” jelas Indrieffouny Indra.
Lebih lanjut dijelaskan, penandatanganan nota kesepahaman kali ini merupakan bentuk perpanjangan dari kerja sama serupa yang telah dilakukan pada Juli 2023 lalu.
Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah mencatatkan berbagai capaian riset penting, antara lain pengembangan high performance concrete dengan semen hidraulis, teknologi self healing concrete untuk pencegahan dan perbaikan keretakan beton, pengembangan bahan tambahan kimia (chemical additives) untuk semen dan beton, serta inovasi beton hijau yang dirancang khusus untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut. [kim.kt]


