28.4 C
Sidoarjo
Sunday, May 17, 2026
spot_img

Wujudkan Ketahanan Pangan harus Sinergikan Pemerintah Pusat dan Daerah


Presiden Prabowo Panen Raya Jagung di Tuban
Tuban, Bhirawa
Jawa Timur menjadi bagian penting program ketahanan nasional. Presiden Prabowo Subianto menjelaskan lawatannya ke Kabupaten Tuban menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan institusi Polri.

Presiden Prabowo melakukan , Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 SPPG Polri, setelah kegiatan dari Kabupaten Nganjuk.Sabtu (16/5),

Kunjungan kerja ke Kabupaten Tuban disambut Bupati Tuban, Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), dan Kapolres Tuban di Lapangan Desa Pucangan, kecamatan Montong, yang selanjutnya, rombongan bergerak menuju Dusun Bribin, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak.

Hadir pula Forkopimda Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Tuban, pejabat TNI-Polri, kementerian terkait, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan lawatannya ke Kabupaten Tuban menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan institusi Polri. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menjaga produktivitas sektor pertanian dan mendukung kesejahteraan petani.

“Kabupaten Tuban dipilih sebagai salah satu lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar pada sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ungkapnya.

Selain panen raya, Presiden RI juga melakukan ground breaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan melaunching operasional 166 SPPG Polri. Sinkronisasi program ini, lanjut Presiden, diharapkan kian memperkuat ketahanan pangan yang membawa manfaat bagi warga.

Berita Terkait :  Status Semeru Naik Level Awas, Gubernur Khofifah Ingatkan Warga Waspada dan Segera Menuju Titik Evakuasi

“Sinkronisasi panen raya, pembangunan gudang ketahanan pangan, hingga operasional SPPG Polri diharapkan mampu memperkuat sistem pangan nasional dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 berlokasi di 36 Polda seluruh Indonesia, dengan total area 189,7 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, area Polda Jatim tercatat yang paling luas, yaitu 43,2 ribu hektare.

“Panen jagung hari ini berasal dari 1.608 hektare. Lahan Polda Jatim menjadi penyumbang panen terbanyak yaitu sekitar 650 hektare,” jelasnya.

Khusus di lokasi Dusun Bribin, luas lahan yang panen mencapai 101,5 hektar yang terbagi da;am 4 Gapoktan. Hasil panen diperkiraan mencapai 609 ton yang akan diserapkan Bulog.

Di kesempatan yang sama, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Tuban sebagai lokasi pelaksanaan agenda nasional tersebut.

Momentum ini diharapkan semakin memperkuat peran Kabupaten Tuban sebagai daerah yang mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Bupati Lindra juga menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Pemkab Tuban akan terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penguatan infrastruktur pertanian, pendampingan petani, serta pemanfaatan teknologi pertanian modern.

Berita Terkait :  Dukung Desa Bersinar Jatim, Lia Istifhama: Pencegahan Narkoba Kunci Menjaga Generasi Emas

“Kami berharap kehadiran Presiden RI di Kabupaten Tuban membawa semangat yang lebih besar bagi para petani dan masyarakat. Pemkab Tuban berkomitmen mendukung penuh berbagai program pemerintah pusat demi mewujudkan ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni mengapresiasi perhatian pemerintah pusat yang menjadikan Tuban sebagai lokasi agenda nasional tersebut.

Politisi Partai Demokrat yang akrab disapa Mbah Yuni itu menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran daerah mendukung program strategis nasional.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat kepada Kabupaten Tuban. Panen raya jagung serentak ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi dorongan nyata agar petani semakin produktif dan sejahtera,” kata Sri Wahyuni.

Ia menegaskan, ketahanan pangan tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, petani, hingga masyarakat.

“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Peningkatan produktivitas pertanian harus terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur, pendampingan petani, dan pemanfaatan teknologi pertanian modern,” tambahnya.

Sri Wahyuni berharap agenda nasional di Tuban tersebut membawa dampak positif bagi sektor pertanian, khususnya bagi petani jagung, sekaligus semakin memperkokoh posisi Jawa Timur sebagai salah satu lumbung pangan nasional. [hud.geh.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!