33.7 C
Sidoarjo
Thursday, May 14, 2026
spot_img

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Turunkan ASN Check Data DTSEN


Bojonegoro, Bhirawa
Melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai melaksanakan tahapan ground check atau verifikasi dan validasi lapangan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sejak Senin (11/5).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan akurasi data penerima program bantuan sosial dan berbagai program berbasis kemasyarakatan agar tepat sasaran.

Pelaksanaan ground check dijadwalkan berlangsung selama dua pekan dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dari organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga tenaga penyuluh di masing-masing wilayah.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif yang dipimpin Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah pada 5 Mei 2026 dan rapat teknis bersama Sekretaris Daerah Edi Susanto sehari setelahnya.

Langkah itu juga selaras dengan arahan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono terkait penegasan validitas data penerima bantuan sosial kepada aparatur desa dan pendamping desa pada April lalu.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro Agus Susetyo mengatakan, verifikasi lapangan diperlukan karena hasil analisis data DTSEN periode Januari-April 2026 menemukan sejumlah anomali yang perlu dicocokkan kembali dengan kondisi riil masyarakat.

“Mulai kemarin telah dilakukan rapat koordinasi persiapan di masing-masing kecamatan agar pelaksanaan ground check berjalan akuntabel. Hari ini ASN secara serentak mulai turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi selama dua minggu ke depan,” ujarnya, Selasa (12/5).

Menurut Agus, sejumlah temuan kejanggalan antara lain pendapatan warga yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, satu rumah dihuni banyak kepala keluarga, hingga ketidaksesuaian data luas rumah.

Berita Terkait :  Wali Kota Eri Cahyadi Hadiri Muscab IMM UMSURA

Ia menjelaskan, fenomena tersebut dapat terjadi karena perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat maupun ketidakakuratan dalam pengisian data sebelumnya. Karena itu, verifikasi lapangan dinilai penting untuk memastikan kesesuaian data dengan fakta di lapangan.

Ground check DTSEN difokuskan pada empat komponen utama penentu tingkat kesejahteraan versi Badan Pusat Statistik (BPS), yakni tingkat pendidikan, kepemilikan aset, pendapatan, dan kondisi hunian.

Pemkab Bojonegoro berharap melalui proses verifikasi tersebut dapat terbentuk basis data sosial yang lebih valid dan kredibel. Dengan demikian, anggaran negara untuk bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat dapat tersalurkan secara lebih efektif kepada warga yang benar-benar membutuhkan. [bas.gat]

Berita Terkait

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!