26 C
Sidoarjo
Wednesday, April 29, 2026
spot_img

Dewan Pengawas Dorong Layanan Inovasi RSUD RT Notopuro Sidoarjo Tak Berhenti

Sidoarjo, Bhirawa.
Pelayanan prima harus terus dilakukan dan ditingkatkan oleh RSUD RT Notopuro Sidoarjo. Tidak hanya membangun fasilitas gedung yang megah saja, tetapi pelayanan juga harus bisa terus memuaskan masyarakat. Demikian pesan salah satu Dewan Pengawas RSUD Notopuro Sidoarjo, Kepala Bappeda Sidoarjo, M.Ainur Rahman AP Msi, Rabu ( 29/4) kemarin, saat ikut dalam kegiatan forum konsultasi publik (FKP) yang digelar di Ballroom Nusantara, RSUD Notopuro, Sidoarjo.

Ainur mengatakan, harus diakui, saat ini masyarakat Sidoarjo harus bangga telah mempunyai RSUD Tipe A, yang pelayanan nya representatif baik di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun di Indonesia. “Tetapi pelayanan yang baik tidak berhenti begitu saja, tetapi terus berjalan, untuk bisa menuju pelayanan yang baik harus ada kolaborasi, pemerintah dan masyarakat,” komentar mantan Asisiten Tata Pemerintahan dan Kesra Pemkab Sidoarjo itu, saat memberikan sambutan, dalam FKP yang punya fokus untuk strategi pengembangan layanan rumah sakit dan penguatan layanan kesehatan Terpadu tersebut.

Kegiatan FKP sangat dibutuhkan untuk bisa tahu saran dan kritik dari masyarakat dan pasien serta pihak lain. Dengan saran dan kritik, RSUD Notopuro Sidoarjo akan bisa berbenah diri atas kekurangan pelayanan yang ada. Salah satu masukkan atau kritikan terbanyak dari masyarakat pada tahun 2025 lalu, kata Ainur Rahman, adalah layanan antrian pada klinik . Dibanding dengan yang ada, kritikan atas layanan ini nilainya 59 persen. “Ini menjadi tantangan kita bersama sama, agar komplain ini secara bertahab bisa kita kurangi,” kata Ainur, memberikan pesan.

Berita Terkait :  Ning Ita Ajak Warga Mojokerto Jaga Persatuan di Tahun Politik

Masukan dari Kepala BPKAD Kabupaten Sidoarjo, Khusnul Inayah SE, salah satu dewan pengawas RSUD Notopuro Sidoarjo, pihak manajemen RSUD Notopuro Sidoarjo, agar bisa membangun layanan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Para petugas harus memberikan layanan secara bermartabat kepada pasien dan keluarga pasien. Dengan komunikasi yang enak, dimungkinkan bisa berpengaruh pada Kesembuhan para pasien.

Dirut RSUD Notopuro Sidoarjo, dr Atok Irawan SpP Mkes, menanggapi kalau kegiatan FKP tersebut memang sangat penting untuk peningkatan pelayanan. Karena itu, kegiatan FKP setiap tahun selalu digelar. “Kegiatan FKP ini merupakan wadah, saran bagi kami untuk berbenah memperbaiki kekurangan. Maka setiap tahun selalu kita adakan,” ujarnya.

Hadir dalam acara FKP ini diantaranya anggota Dewan pengawas RSUD Notopuro, para Wadir, anggota manajemen, perangkat daerah terkait, unsur masyarakat , akademisi dan media. Selama dirinya memimpin di manajemen rsud notopuro Sidoarjo, pembangunan layanan infrastruktur sarana hampir selesai. Meski demikian layanan eksternal dan internal harus terus bergerak untuk ditingkatkan. “Layanan eksternal yang baru saja kami lakukan adalah, membangun kamar operasi jantung by pass,” ujarnya.

Wadir pelayanan RSUD Notopuro Sidoarjo , dr Prima Dessy Kusuma Rakhmawati, M.Kes, mengatakan petugas layanan kesehatan yang ada di Rsud Notopuro ada sebanyak 2.050 orang, yang tersebar pada 36 layanan klinik kesehatan dan 700 tempat tidur untuk pasien. “Rsud Notopuro Sidoarjo menjadi rs tipe A pada tahun 2023 lalu,” ujarnya.

Berita Terkait :  Kemnaker Harap Kunjungan Gubernur Prefektur Miyagi ke BBPVP Bekasi Tingkatkan Pemagangan di Jepang

Tantangan manajemen kedepan adalah, selain membangun sarana prasarana fisik, yang tidak kalah pentingnya adalah juga membangun sistem layanan. Agar pelayanan kepada masyarakat, bisa cepat dan memuaskan bagi pasien dan keluarga pasien.[kus.ca]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!