27 C
Sidoarjo
Sunday, April 26, 2026
spot_img

41 Sekolah di Sidoarjo Dipersiapkan Ikut Lomba Adiwiyata Nasional


Sidoarjo, Bhirawa
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo melakukan pendampingan kepada 41 SD/SMP, untuk melengkapi persyaratan administrasi, untuk melaju ke lomba adiwiyata Nasional tahun 2026.

Data DLHK Kabupaten Sidoarjo, pada tahun 2025 lalu, ada sebanyak 12 sekolah di Kabupaten Sidoarjo yang lolos sebagai sekolah Adiwiyata Nasional. Pada tahun 2025 itu, juga ada sebanyak 4 SMP di Kabupaten Sidoarjo, yang lolos sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri.

Plt Kepala DLHK Sidoarjo, Arif Mulyono SSTP MAP, mengatakan manfaat dari kegiatan lomba adiwiyata adalah mendidik sekolah dan pihak pengelola sekolah, agar kontinyu menjaga kebersihan lingkungan sekolah.

“Kegiatan Adiwiyata tidak sekedar lomba saja. Tetapi ini upaya bersama dalam melestarikan lingkungan untuk kita wariskan nanti pada anak-anak cucu kita,” komentar Arif, belum lama ini, di kantor DLHK Sidoarjo, ketika melakukan pendampingan administrasi kepada SD dan SMP di Kabupaten Sidoarjo untuk diusulkan dalam lomba Adiwiyata Nasional 2026.

Menurut Arif, untuk menjaga kebersihan lingkungan, memang harus dimulai dari usia dini. Maka dirinya punya inisiatif, untuk terbiasa menjaga kebersihan lingkungan, maka akan dimasukkan dalam kurikulum muatan lokal untuk tingkat SD.

Arif mengatakan saat ini jumlah produksi sampah di Kabupaten Sidoarjo sehari mencapai 600 ton. Semuanya dikirim ke TPA sampah yang ada di Desa Kupang Kecamatan Jabon. Diperkirakan akan bisa menampung sampah atau penuh dengan sampah 5 tahun lagi.

Berita Terkait :  Dinkes Tulungagung Siapkan Petugas Program Tes Kesehatan Gratis bagi Warga Ultah

Anggota DPRD Sidoarjo, Emir Firdaus, berpendapat dengan mengikuti lomba adiwiyata, maka sekolah bisa ikut dalam menangani pengelolaan sampah yang ada di Kabupaten Sidoarjo.

Saat ini menurut Emir, ada sebanyak 400 ton sampah, yang setiap hari di Kabupaten Sidoarjo masih belum bisa tertampung. Sekolah-sekolah di Kabupaten Sidoarjo bisa membantu dalam ikut pengelolaan sampah.

Maka menurut Emir, semua sekolah di Kabupaten Sidoarjo perlu ikut lomba adiwiyata ini. Tidak hanya sekolah negeri saja, tetapi juga sekolah swasta. “Karena sampah jelas mengganggu kualitas hidup,” ujarnya.

Dirinya berpendapat apabila di lingkungan sekolah ada yang membuang sampah sembarangan, maka perlu diberikan sanksi kepada para pelanggar. “Agar disiplin, tidak membuang sampah sembarangan,” ujar anggota komisi C DPRD Kabupaten Sidoarjo itu. [kus.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!