29 C
Sidoarjo
Sunday, April 26, 2026
spot_img

Gelar Gathering, UDD PMI Surabaya Pererat Kekompakan Antar Penggerak Donor Darah Sukarela

Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur dan Pengurus PMI Kota Surabaya beserta pengurus Unit Donor Darah PMI Kota Surabaya melepaskan balon dalam memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia.

Surabaya, Bhirawa
Mempererat hubungan antar penggerak donor darah, Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya mengajak sekitar 120 penggerak ikut dalam kegiatan gathering yang digelar di Yogyakarta, 24-26 April 2026.

Kegiatan tersebut juga sekaligus untuk memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia serta memberikan penghargaan kepada para penggerak donor darah Kota Surabaya yang sudah turut membantu tersedianya stok darah.

Wakil Ketua PMI Kota Surabaya, Taufiq Rahmad Hidayat menyampaikan apresiasi kepada para penggerak donor darah yang telah membantu UDD PMI Kota Surabaya dalam ketersediaan darah.

“Meskipun kegiatan gathering yang kita gelar ini tidak seberapa nilainya dibandingkan perjuangan teman-teman penggerak dalam mengumpulkan darah, sehingga stok darah di Surabaya tercover dan dengan kegiatan inilah kami memberikan penghargaan kepada mereka,” terangnya, Minggu (26/4).

Taufiq juga tidak memungkiri bahwa upaya yang dilakukan para penggerak ini merupakan keberhasilan UDD Kota Surabaya dalam mengumpulkan kebutuhan darah yang selanjutnya dapat didistribusikan kerumah sakit atau yang membutuhkannya.

“Kegiatan gathering ini juga sebagai salahsatu penyemangat bagi para penggerak donor darah ini. Selain bisa saling berkenalan dengan sesama penggerak juga nantinya bisa terjalin komunikasi yang baik antar penggerak,” tuturnya.

Berita Terkait :  Pekerja Rumah Tangga Butuh Perlindungan Hukum UU PPRT

Taufiq berharap gathering ini tidak hanya dilakukan sekali dalam setahun tapi bisa digelar setahun dua kali. “Semoga bilang ada anggaran yang lebih kita bisa gelar kegiatan gathering seperti ini setahun dua kali agar para penggerak semakin bersemangat,” katanya.

Pengurus PMI Provinsi Jawa Timur, Dr Edy Purwinarto, M.Si juga turut memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para penggerak donor darah Kota Surabaya, selain dapat memenuhi stok darah juga mampu mengkoordinasikan pendonor 100 kali terbanyak secara nasional.

“Hal ini perlu dipertahankan, jangan sampai usaha dan upaya para penggerak ini bisa turun. Karena itu salahsatu yang dilakukan oleh UDD ini sangat tepat selain memberikan apresiasi juga memberikan semangat baru bagi para penggerak donor darah,” jelasnya.

Edy menambahkan, apa yang dilakukan UDD ini merupakan terobosan yang sangat bagus sekali dengan membangun suatu jaringan, satu mitra dan akhirnya menjadi keluarga.

“Selain mendapatkan penghargaan ditingkat provinsi maupun nasional ini membuktikan bahwa apa yang sudah dilakukan ini benar-benar murni ada rasa kerelawanan ketika ada saudara kita yang membutuhkan darah,” paparnya.

Hal ini menurut Edy perlu dipertahankan, karena berkaitan dengan kesehatan sehingga tidak bisa di abaikan. PMI juga melakukan pelayanan yang cepat dan aman serta darah tersebut juga memenuhi syarat.

Maka, dengan digelarnya gathering ini akan memunculkan hubungan emosional antara PMI, UDD, penggerak dan para pendonor darah.

Berita Terkait :  Babinsa Jajaran Kodim 0830/Surabaya Utara Siap Amankan Nataru

“Sehingga kebutuhan akan darah sudah menjadi kewajiban kita bersama dalam memenuhi permintaan darah,” ujarnya.

Sementara itu, UDD Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada Junior Chamber Internasional (JCI) sebagai pendatang baru penggerak donor darah yang berhasil mengumpulkan sekitar 1.000 kantong darah dalam satu tahun.

“Alhamdulillah, kami tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Kami hanya berusaha memenuhi dan menyalurkan darah bagi para pendonor untuk diberikan ke UDD Kota Surabaya. Kami biasanya menggelar kegiatan donor darah setahun dua kali, sekali kegiatan bisa mendapatkan sekitar 500 kantong darah dan Alhamdulillah tahun ini bisa mendapatkan 1.000 lebih kantong darah,” ucap Sekretariat JCI East Java, Reza Rosita.

Kegiatan donor darah yang digelar JCI bersifat terbuka untuk umum.

“Awal mulanya ya hanya sekedar informasi ke teman maupun kesesama narasumber,” katanya.

Untuk kegiatan donor darah selanjutnya JCI mulai memberikan informasi melalui sosmed-sosmed.

“Dengan melalui media sosial ternyata membawa dampak yang sangat besar, dimana para pendonor banyak yang ikut,” pungkasnya.

Reza juga berharap semoga UDD semakin bermanfaat untuk semua orang terutama yang membutuhkan darah terus semakin sukses semakin jaya. [riq.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!