27 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Pemkot Surabaya Bentuk DKeb, Mitra Strategis Pemajuan Kebudayaan Kota Pahlawan

Surabaya, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membentuk Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb) sebagai mitra strategis dalam pemajuan kebudayaan.

Kehadiran DKeb jadi langkah penting menghadapi tantangan kota yang semakin kompleks ke depan, sebagai strategis dalam pemajuan bidang kebudayaan di Kota Pahlawan. Kamis, (23/4/2026)

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, mengatakan proses dilakukan secara terbuka melalui panitia seleksi yang ditunjuk resmi oleh wali kota.

“Kehadiran lembaga telah melibatkan banyak pihak dengan musyawarah yang prosesnya dijalankan panitia seleksi yang ditunjuk resmi oleh wali kota, dengan melibatkan berbagai pihak dan menetapkan 13 pengurus, menandai dimulainya era baru dalam pengelolaan kebudayaan di Surabaya,” ujarnya.

Herry menjelaskan bahwa DKeb mengusung perubahan paradigma tugas dan kewenangan dibanding lembaga sebelumnya, dimana DKeb berperan sebagai mitra strategis Pemkot Surabaya dalam merumuskan kebijakan kebudayaan, dan melakukan pemantauan, serta evaluasi terhadap implementasi kebijakan.

“Transformasi dengan perubahan struktur yang menegaskan DKeb tidak lagi berfungsi sebagai pelaksana program, tapi arah geraknya dituntut lebih luas dengan perspektif global, tidak terbatas pada kesenian melainkan mencakup keseluruhan aspek kebudayaan,” pugkasnya.

Herry berharap keberadaan DKeb bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak menjadi pelengkap supaya Surabaya dipandang peduli terhadap kesenian, tapi wujud kota yang berbudaya secara menyeluruh.

“Berharap percepatan program pemajuan kebudayaan di Surabaya dapat segera terwujud, menilai keberadaan DKeb akan menjadi mitra strategis yang saling menguatkan, seiring meningkatnya program di Disbudporapar Surabaya,” tuturnya.

Berita Terkait :  Teater Geniwara Unigoro Juara II Festival Teater Pelajar dan Mahasiswa Tingkat Nasional

DKeb akan bertugas selama periode 2026-2029, dengan Heti Palestina Yunani sebagai ketua dan Probo Darono Yakti sebagai sekretaris. DKeb terbagi dalam dua bidang, yakni Bidang Kuratorial serta Bidang Penelitian dan Kebijakan.

Bidang Kuratorial beranggotakan Heti, Heri Prasetyo, Sekar Alit, Rokim Dakas, Yogi Ishabib, dan Dhany Nartawan. Sementara Bidang Penelitian dan Kebijakan, beranggotakan Probo, Heroe Budiarto, Rojil Nugroho, Achmad Zaki Yamani, Jarmani, Bagus Heri Setiadji, dan Ris Handono.

Sementara itu, Ketua DKeb, Heti Palestina Yunani, menyampaikan tumbuh kepercayaan yang kuat dari Pemkot Surabaya supaya lembaga dapat menjalankan perannya secara optimal.

“Cakupan DKeb sangat luas, dibutuhkan kerja sama yang erat dengan berbagai pihak supaya lembaga dapat berjalan sesuai sasaran, bukan semata-mata agar pemerintah dapat menempatkan fungsi Dewan Kebudayaan secara tepat dalam ekosistem kesenian dan kebudayaan,” ungkap Heti.

Heti berharap berperan optimal sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dengan lembaga, komunitas, serta penggiat seni-budaya dalam membangun komunikasi yang harmonis.

“Kami akan membantu pemerintah menentukan program-program yang langsung penyentuh kepentingan publik sehingga penguatan peran dan fungsi DKeb akan benar-benar konkret, efisien dan produktif,” imbuhnya. [ren.dre]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!