31 C
Sidoarjo
Thursday, April 23, 2026
spot_img

Muswil IV IKA Unair Sulsel, Khofifah Tekankan Sinergi Riset dan Konektivitas Indonesia Barat-Timur

Pemprov Jatim, Bhirawa

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya penguatan sinergi riset dan konektivitas pembangunan antara Indonesia Barat dan Timur secara inklusif berbasis prinsip No One Left Behind.

Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IV dan Ramah Tamah IKA UNAIR Sulawesi Selatan di Hall Maroa, The Rinra Makassar, Kamis (16/4).

“Sinergi menjadi kata kunci. Kita harus memastikan konektivitas Barat dan Timur terbangun dengan kuat, inklusif, dan berbasis riset, sehingga tidak ada yang tertinggal. No one left behind,” tegas Khofifah.

Ia menilai peran IKA UNAIR saat ini semakin strategis dalam menjembatani kolaborasi lintas wilayah, khususnya dalam membangun ekosistem riset dan data yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.

Dalam konteks kawasan timur Indonesia, keberadaan perguruan tinggi seperti Universitas Hasanuddin dinilai memiliki peran penting sebagai mitra strategis. Kolaborasi akademik, data, riset, dan inovasi antar-institusi harus terus didorong.

“Kolaborasi antara Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, serta sektor publik harus terus diperkuat. Ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Sebagai contoh praktik baik, Khofifah memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Jawa Timur yang lahir dari kerja sama multipihak. Di sektor pendidikan, Jatim tercatat sebagai provinsi dengan jumlah siswa SMA/SMK yang diterima di PTN tanpa tes terbanyak selama tujuh tahun berturut-turut.

Berita Terkait :  Pemkot Probolinggo Gelar Sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih

“Capaian ini lahir dari sinergi terstruktur antara sekolah, perguruan tinggi, dan pemerintah, sehingga pembinaan talenta bisa berjalan berkelanjutan,” katanya.

Di sektor pangan, Jawa Timur kini telah mencapai kedaulatan pangan. Hal ini diraih berkat integrasi riset pertanian, pendampingan petani, hingga kebijakan publik yang saling mendukung.

Sektor peternakan dan perikanan juga menunjukkan kinerja positif, didukung oleh keberadaan Balai Besar Inseminasi Buatan milik Kementan yang menjadi pusat pengembangan bibit unggul nasional.

“Capaian ini tidak berdiri sendiri. Kuncinya ada pada SDM yang disiapkan secara serius. PR kita adalah pertama SDM, kedua SDM, dan ketiga SDM. Maka sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah harus terus diperkuat,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muswil IV serta mengucapkan selamat kepada Andi Marhamah yang terpilih sebagai Ketua IKA UNAIR Sulawesi Selatan periode 2025-2030.

“Selamat atas pelantikan Ibu Andi Marhamah. Ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat sinergi alumni,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Khofifah berharap kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat jejaring alumni serta mendorong kolaborasi riset yang berdampak pada pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

“Dengan sinergi, kita bisa tumbuh bersama, maju bersama, dan sejahtera bersama,” pungkasnya.[ina.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!