27 C
Sidoarjo
Thursday, April 16, 2026
spot_img

Wagub Emil Dukung Sungai Watch, Kolaborasi Inovatif Lawan Sampah Sungai


Surabaya, Bhirawa
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyambut audiensi tim Sungai Watch yang dipimpin Gary Bencheghib (Beli Gary), Made, dan Nyoman (Jeruk) di kediamannya, Surabaya, Rabu (15/4).

Pertemuan membahas strategi tangani krisis sampah sungai di Jawa Timur, sejalan dengan aksi maraton Sungai Watch dari Bali ke Jakarta untuk simbol kepedulian dan tarik perhatian publik soal pelestarian ekosistem sungai. Wagub Emil memuji dedikasi tim yang rutin lari 23-25 km per hari guna soroti isu lingkungan.

“Sungai Watch ini telah melakukan kegiatan yang sangat-sangat inspiratif dalam menyadarkan masyarakat semua. Tidak sekedar lari, tapi memang untuk menarik perhatian kita terhadap masalah besar dalam ekosistem kita yaitu sungai yang penuh dengan sampah,” ungkap Emil Dardak.

Ia optimis soal kolaborasi dengan pihak berinovasi seperti Sungai Watch. “Tentu kita sangat antusias bisa kolaborasi dengan Sungai Watch. Ini dikombinasikan dengan berbagai inisiatif seperti mengolah limbah-limbah plastik menjadi produk-produk yang punya nilai secara artistik dan fungsi,” ujarnya optimis.

Emil soroti perilaku masyarakat hulu yang buang sampah sembarangan, bebankan warga hilir. Langkah konkret: pasang trash barriers seperti di Bali, lalu lanjut di Jatim untuk identifikasi titik sampah terparah, penguatan regulasi, dan penegakan hukum.

“Karena dasar hukumnya sebenarnya ada. Kalau bisa kita perkuat karena ini sungai provinsi, kita perkuat lagi dengan Peraturan Daerah misalnya, yang memungkinkan personil kita untuk memberi tindakan kepada pelanggar,” tegasnya.

Berita Terkait :  UPN Veteran Gelar Abdimas Beri Pelatihan pada BUMDes Srikandi

Ia langsung instruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PU SDA Jatim identifikasi sungai potensial untuk pilot project, tekankan komitmen Pemprov tak tutup mata pada masalah ini.

Ia yakin bisa pulihkan sungai Jatim dan cegah limbah domestik cemari pulau lain.

“Sungai Watch ini lari dari Bali dan pintu provinsi pertama yang diketok adalah Jawa Timur. Ini kesempatan kita juga mengakui dan menyadari adanya masalah sampah di sungai kita dan bersama kita bisa mengatasinya,” pungkasnya.

Gary Bencheghib, Founder Sungai Watch, ucap terima kasih atas dukungan Wagub dan Pemprov Jatim sebagai provinsi pertama yang dikunjungi. “Kami tidak sabar bisa melakukan project pilot dengan satu daerah di Jatim, antara Probolinggo dan Situbondo nanti kita pilih,” ucapnya.

Rencana lanjut ke Gresik, Lamongan, dan Tuban; harap Pemprov buka kerjasama lebih luas. “Mari terus jaga sungai kita,” ajaknya. [aya.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!