Gresik, Bhirawa
Kepastian keberangkatan jemaah haji tahun 2026 ini di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Kepastian berangkat ke Tanah Suci Mekkah ditandai dimulainya dengan didistribusikannya perlengkapan haji berupa koper kepada ribuan jamaah melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU).
Menurut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik, Lulus, pihaknya telah mendistribusi sebanyak 2.109 koper haji kepada para jamaah calon haji. Pendistribusian koper haji ini menjadi salah satu tanda kepastian dan 100% sudah siap setelah mendapat sinyal positif dari Pemerintah Arab Saudi.
”Koper yang didistribusi sampai hari ini ada 2.109 unit, besok InsyaAllah kekurangan 20 koper akan diberikan kepada kloter 49. Jadi hampir semua sudah datang kopernya,” ujarnya.
Meskipun sebelumnya sempat keberangkatan ibadah haji ke Tanah Suci diragukan karena kondisi konflik geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji, memastikan pemberangkatan haji tahun ini, yang direncanakan akan berlangsung mulai awal Mei 2026.
”Kesiapan sudah final, alhamdulillah informasi dari Pemerintah Arab Saudi. Pelaksanaan tahun ini aman dan berangkat tahun ini tak ada kendala,” tegasnya.
Sementara itu, perwakilan KBIHU Azzubairiyah Gresik, Nilam Rivana Sari, mengaku senang lantaran sudah ada kepastian pemberangkatan haji bagi jamaah tahun ini. Sudah mengambil sebanyak 53 unit koper guna perlengkapan haji, bagi para jamaahnya yang terdaftar berangkat haji tahun ini.
”Pendistribusian akan secepatnya kepada para jamaah, agar persiapan keberangkatan haji lebih matang. Alhamdulillah merasa senang tahun ini, dengan kondisi yang ditengah perang masih bisa berangkat haji,” tandasnya. [kim.fen]


