29 C
Sidoarjo
Thursday, April 16, 2026
spot_img

Perkuat Sinergi Antar Instansi, Pastikan Perayaan May Day Kondusif

Pemprov Jatim, Bhirawa
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melakukan koordinasi intensif lintas instansi di Ruang Wawasan Kantor Disnakertrans Jatim, Jl Dukuh Menanggal, Kota Surabaya, Kamis (16/4/2026).

Tujuannya adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan perayaan berjalan aman, lancar, dan kondusif di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kegiatan di ruang Wawasan itu dibuka Kepala Disnakertrans Jatim Sigit Priyanto yang selanjutnya juga berpesan agar seluruh instansi lembaga yang terkait, bisa berkoordinasi bersama dengan baik demi kelancaran keberlangsungan Hari Mayday, seperti tahun tahun sebelumnya.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (HI dan JS) Disnakertrans Jatim, Sugeng Lestari, menegaskan bahwa fokus utama pemerintah tahun ini adalah memfasilitasi para pekerja dan buruh agar dapat merayakan “hari rayanya” dengan nyaman.

“Tanggal 1 Mei adalah hari besar bagi teman-teman buruh. Kami sebagai pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, bersama TNI dan Polri, berkomitmen memfasilitasi perayaan ini agar output-nya di Jawa Timur tetap kondusif, aman, dan terkendali,” ujar Sugeng Lestari dalam acara koordinasi antar-instansi.

Sugeng memaparkan beberapa agenda yang sedang direncanakan, termasuk rencana tabur bunga dan peresmian Museum Keris oleh Presiden RI di Nganjuk pada 2 Mei.

Namun, agenda tersebut masih bersifat dinamis menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat. Selain itu, antisipasi juga dilakukan terhadap kemungkinan aksi massa yang terpusat di Kantor Gubernur, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait :  Pemprov Jatim Mulai Susun Ranwal RKPD 2027, Fokus Penguatan Pelayanan Dasar

“Kita harus siap di segala lini. Apakah nanti perayaan dipusatkan di Jakarta (Monas) atau di daerah, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota harus siaga sesuai tupoksi masing-masing. Jangan sampai kita tidak siap saat dibutuhkan,” imbuhnya.

Sinergi keamanan juga menjadi sorotan, mengingat adanya jadwal pertandingan sepak bola (Persebaya vs Arema) di waktu yang berdekatan.

Pihak Disnakertrans meminta semua elemen pengamanan untuk melakukan langkah antisipasi ekstra agar tidak terjadi penumpukan massa yang berisiko.

Tidak hanya soal keamanan, Sugeng juga meminta dukungan fasilitas dari OPD lain. Diantaranya seperti Dinas Kesehatan diminta bersiaga mengantisipasi kebutuhan medis peserta perayaan, sementara Dinas PU diminta membantu penyediaan fasilitas umum seperti toilet portabel di titik-titik kumpul massa.

“Kuncinya adalah kolaborasi dan sinergi. Hambatan sejauh ini tidak ada yang berarti, meski ada efisiensi anggaran, kami yakin pelayanan kepada masyarakat tetap optimal melalui kerja sama tim yang solid,” tegasnya.

Disnakertrans Jatim mengaku terus menjalin komunikasi informal yang intens dengan berbagai serikat pekerja untuk menggali informasi terkait konsep perayaan di lapangan. Hingga saat ini, tema dan tagline resmi masih menunggu arahan dari pusat.

“Kami sudah mengedarkan surat ke Disnaker Kabupaten/Kota se-Jawa Timur agar mereka proaktif memfasilitasi May Day di daerah masing-masing dengan tetap berkoordinasi intensif bersama TNI/Polri. Harapannya, perayaan di tingkat lokal juga berjalan optimal dan tidak ada pihak yang merasa terabaikan,” tutup Sugeng. [rac.dre]

Berita Terkait :  Gus Fawait Lakukan Konsolidasi dengan PKB untuk Pilkada Jember 2024

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!