26 C
Sidoarjo
Sunday, April 12, 2026
spot_img

Enam Unit IBT GISTET 500 kV Sokong Kelistrikan Jantung Jawa Timur

Enam unit Interbus Transformer (IBT) 500/150 kV berkapasitas besar telah mendarat dengan selamat di Pelabuhan Mirah Tanjung Perak, Surabaya.

Surabaya, Bhirawa
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) kembali mencatat kemajuan signifikan dalam proyek penguatan sistem kelistrikan di Surabaya Metropolis dan sekitarnya.

Dimana sebanyak 6 unit Interbus Transformer (IBT) 500/150 kV berkapasitas besar telah mendarat dengan selamat di Pelabuhan Mirah Tanjung Perak, Surabaya.

Adapun trafo-trafo raksasa ini merupakan komponen paling vital dalam pembangunan Gas Insulated Substation Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Waru. I.

Infrastruktur ini dirancang untuk menjadi tumpuan distribusi daya besar guna menjamin stabilitas dan keandalan pasokan listrik bagi sektor industri, pusat bisnis, serta jutaan pelanggan di Surabaya dan sekitarnya.

General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, mengungkapkan tibanya material utama ini menjadi bukti percepatan progres pembangunan GISTET Waru yang tengah dikerjakan secara masif.

“GISTET 500 kV Waru adalah salah satu proyek strategis paling kritikal di Jawa Timur. Tibanya 6 unit IBT di Tanjung Perak ini menunjukkan bahwa seluruh rantai pasokan berjalan sesuai rencana,” terangnya, Minggu (12/4).

Hendro menambahkan trafo ini adalah jantung dari GISTET Waru yang nantinya akan mengelola aliran daya tinggi 500 kV ke sistem 150 kV untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus meningkat.

Berita Terkait :  Komoditas Tembakau PTPN I Regional 4 Berikan Kontribusi Peningkatan Pendapatan Negara

Mengingat dimensi dan bobot trafo yang sangat besar, proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju lokasi proyek pembangunan GISTET 500 kV Waru di Waru,akan memerlukan kendaraan angkut khusus berukuran besar (multi-axle).

Mobilisasi ini dijadwalkan akan dilakukan secara bertahap pada jam-jam dengan tingkat kepadatan lalu lintas rendah.

Manajemen PLN UIP JBTB menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan di rute Pelabuhan Tanjung Perak hingga area Waru, atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang muncul akibat mobilisasi alat berat ini. Untuk meminimalisir dampak kemacetan, kami telah melakukan koordinasi intensif dengan jajaran Polda Jatim, Dishub, BBPJN, pihak pengelola tol dan stakeholder lain yang terlibat. Pengiriman akan dikawal ketat oleh petugas untuk memastikan keamanan bagi pengguna jalan lain. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur distribusi trafo tersebut,” jelas Hendro.

Sementara itu, pembangunan GISTET 500 kV Waru dilakukan untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Surabaya metropolis dan sekitarnya, sekaligus mendukung fleksibilitas operasional sistem kelistrikan Jawa-Bali.

“Kami berkomitmen menyelesaikan proyek ini tepat waktu demi menghadirkan kualitas listrik yang tanpa kedip bagi warga Surabaya dan sekitarnya. Dukungan dan kesabaran masyarakat selama proses pembangunan dan mobilisasi alat ini sangat kami hargai demi kepentingan bersama dalam mewujudkan energi yang andal dan berkelanjutan,” pungkas Hendro. [riq.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!