Dampak Anjloknya KA Bangunkarta, 8 Kerta di Daop 7 Madiun Terlambat dan 5 Kereta Tertap Beroperasi Sesuai Jadwal. Tampak KA Bangunkarta yang anjlok di Emplasemen Bumiayu, Senin (6/4) kemarin.
Kota Madiun, Bhirawa
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh (KAJJ) dari arah Jakarta yang tiba di beberapa stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Keterlambatan tersebut merupakan dampak dari anjloknya KA 161 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen yang terjadi pada Senin (6/4/2026) di KM 312+100 Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, Selasa kepada awak media, Selasa (7/4/2026) menegaskan bahwa KAI memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan menjadikan kejadian ini sebagai perhatian serius. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan sejumlah perjalanan KA yang berdampak kepada pelanggan. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan operasional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Tohari.
Di sisi lain, KAI Daop 7 Madiun memastikan bahwa operasional keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 7 tetap berjalan normal. Seluruh KA yang berangkat dari stasiun-stasiun di Daop 7 Madiun dipastikan tetap berangkat tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI juga telah memberikan kompensasi berupa service recovery kepada pelanggan terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Berikut 8 KA jarak jauh dari arah Jakarta yang mengalami keterlambatan: 1. KA 90 (Gayabaru) Pasar Senen-Surabaya Gubeng, tiba di Stasiun Mojokerto pukul 04.07 WIB, terlambat 316 menit. 2. KA 162 (Bangunkarta) Pasar Senen-Jombang, tiba di Stasiun Jombang pukul 02.06 WIB, terlambat 136 menit. 3. KA 152 (Brantas) Pasar Senen-Blitar, tiba di Stasiun Blitar pukul 04.18 WIB, terlambat 63 menit. 4. KA 38 (Brawijaya) Gambir-Malang, tiba di Stasiun Wlingi pukul 05.19 WIB, terlambat 168 menit. 5. KA 8 (Bima) Gambir-Surabaya Gubeng, tiba di Stasiun Mojokerto pukul 04.52 WIB, terlambat 127 menit. 6. KA 246B (Majapahit) Pasar Senen-Malang, tiba di Stasiun Kediri, terlambat 125 menit. 7. KA 252B (Jayakarta) Pasar Senen-Surabaya Gubeng, tiba di Stasiun Mojokerto, terlambat 43 menit. 8. KA 36 (Gajayana) Gambir-Malang, tiba di Stasiun Kertosono, terlambat 95 menit.
Sementara itu, berikut 5 KA jarak jauh keberangkatan dari wilayah Daop 7 Madiun yang tetap beroperasi tepat waktu: 1. KA 143 Madiun Jaya relasi Madiun-Pasar Senen, berangkat dari Stasiun Madiun pukul 07.55 WIB tepat waktu. 2. KA 161 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen, berangkat dari Stasiun Jombang pukul 06.55 WIB tepat waktu. 3. KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen, direncanakan berangkat dari Stasiun Blitar pukul 12.55 WIB tepat waktu. 4. KA 149 Singasari relasi Blitar-Pasar Senen, direncanakan berangkat dari Stasiun Blitar pukul 16.40 WIB tepat waktu. 5. KA 273 Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong, direncanakan berangkat dari Stasiun Blitar pukul 17.10 WIB tepat waktu.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan. Keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional perjalanan kereta api,” pungkas Tohari. [dar.hel]


