30 C
Sidoarjo
Sunday, November 1, 2026
spot_img

91 Relawan Turun ke Sungai Urung-Urung, Sahabat Alam Blitar Ingatkan Air adalah Masa Depan

Pemprov Jatim, Bhirawa — Dengan sarung tangan, kantong sampah, dan semangat gotong royong, sekitar 91 relawan dan warga Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, Sabtu (1/11/2026), turun langsung ke Sungai Urung-Urung. Mereka mengikuti kegiatan bertajuk Lindungi Air Kita, Selamatkan Masa Depan Sungai Urung-Urung yang diprakarsai komunitas Relawan Sahabat Alam Blitar.

Kegiatan ini berfokus pada pembersihan sampah serta vegetasi yang tumbuh di badan sungai. Peserta terdiri dari relawan Sahabat Alam Blitar yang dibantu warga setempat, dengan rentang usia yang beragam, dari anak muda hingga orang dewasa.

Juru Bicara Relawan Sahabat Alam Blitar, Trias Budi, mengatakan kegiatan ini lahir dari keprihatinan terhadap kondisi Sungai Urung-Urung yang mulai tertekan oleh sampah dan tumbuhan yang tumbuh di aliran air.

“Kami melihat Sungai Urung-Urung masih menyimpan banyak sampah, bahkan ada pohon yang tumbuh di badan sungai. Kondisi itu mengganggu aliran air dan berpotensi menurunkan kualitas lingkungan di sekitarnya. Karena itu, kami mengambil inisiatif menggerakkan relawan dan warga untuk membersihkannya bersama-sama,” ujar Trias Budi.

Trias menegaskan, sungai bukan sekadar saluran air, melainkan bagian dari kehidupan warga Kota Blitar. Sungai Urung-Urung yang berada di Kelurahan Bendogerit juga dikenal sebagai bagian dari kawasan sumber air yang perlu dijaga keberlanjutannya.

“Judul kegiatan ini kami pilih sederhana, tetapi pesannya penting, lindungi air kita. Kalau sungai dibiarkan penuh sampah, bukan hanya pemandangan yang rusak, tetapi kualitas air dan kenyamanan lingkungan warga juga yang terancam,” katanya.

Berita Terkait :  Layanan Kesehatan Terus Bertransformasi, 95,77% Posyandu di Tuban Masih Aktif

Menurut Trias, keberadaan sampah di sungai dapat memperlambat aliran, memicu penumpukan endapan, dan menciptakan kondisi yang tidak sehat. Sementara tumbuhan yang tumbuh di badan sungai juga perlu ditata agar tidak menghambat aliran air.

“Pembersihan ini bukan berarti kita menghilangkan semua vegetasi. Kami menata bagian yang mengganggu aliran, membersihkan sampah, dan menjaga fungsi sungai sebagai saluran air yang sehat,” jelasnya.

Kehadiran sekitar 91 peserta dari berbagai usia menjadi catatan penting dalam kegiatan ini. Trias menilai, keterlibatan warga lokal merupakan kunci agar perubahan tidak berhenti pada satu kali aksi bersih-bersih.

“Yang paling membahagiakan, pesertanya datang dari berbagai usia. Ada relawan muda, ada juga warga yang sudah lama tinggal di sekitar sungai. Ketika mereka bekerja bersama, muncul rasa memiliki terhadap sungai ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, aksi tersebut juga menjadi ruang edukasi langsung. Relawan tidak hanya membersihkan sungai, tetapi sekaligus mengajak warga memahami bahwa sampah yang dibuang sembarangan dapat kembali menimbulkan masalah bagi lingkungan tempat tinggal mereka.

“Satu kantong sampah yang diangkat dari sungai adalah satu langkah kecil, tetapi jika dilakukan bersama dan terus-menerus, dampaknya besar bagi masa depan air kita,” ujar Trias.

Sahabat Alam Blitar dikenal sebagai komunitas penggiat lingkungan yang aktif mendorong kesadaran warga melalui edukasi, kampanye peduli sampah, dan aksi nyata di lapangan.  Kegiatan di Sungai Urung-Urung ini menjadi bagian dari upaya mengubah kesadaran tersebut menjadi gerakan kolektif.

Berita Terkait :  Prediksi Potensi Kekeringan di 815 Desa Wilayah Jawa Timur, Pemprov Jatim Support Penuh Kebutuhan Penanganan Kekeringan

Trias berharap pemerintah, warga, dan berbagai elemen masyarakat dapat terus menjaga hasil pembersihan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai serta menjaga lingkungan bantaran sungai.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, warga tidak hanya melihat sungai yang lebih bersih, tetapi juga merasa bertanggung jawab untuk menjaganya. Sungai Urung-Urung adalah milik bersama, dan masa depan air kita ada di tangan kita semua,” tutup Trias Budi. [aya.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!