Kader Banser pesepeda asal Sumsel, Maskhun Arif Hidayat di area makam KH Wahab Chasbullah di Tambakberas, Jombang. arif yulianto/bhirawa.
Jombang, Bhirawa – Kader Banser pesepeda dari Sumatera Selatan (Sumsel) ke lokasi Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Maskhun Arif Hidayat atau Ndan Arif terharu mengenang sosok pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab.
Sembari terisak, Ndan Arif pun bertutur. “Saya ‘nggak’ bisa secara rinci untuk mengenang beliau. Tapi jujur, saya bisa sampai, dengan sambutan keluarga besar beliau yang luar biasa, ini yang membuat saya lelah, capek, seketika begitu masuk di makam hilang. Adanya hanya rasa bahagia dan haru,” tutur Ndan Arif, Rabu (19/8/2026).
Dia berharap, pemimpin NU yang akan datang akan selalu mencontoh para pendiri dan muassis Nahdlatul Ulama. Juga sangat bersyukur bahwa Tambakberas, Jombang menjadi lokasi Muktamar NU ke-35.
Ndan Arif yakin Tambakberas akan dicatat dalam sejarah karena melahirkan pemimpin NU yang akan membawa bendera NU mendunia. “Bukan cuma di Nusantara. Itu harapan saya,” tutur dia.
Sebelumnya, Maskhun Arif Hidayat atau Ndan Arif tiba di Tambakberas, Jombang pada Selasa malam (18/8/2026).
Pria 56 tahun itu melakukan perjalanan darat dengan menggunakan sepeda kayuh melewati sejumlah kota dari Sumsel ke Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi Muktamar NU ke-35 tahun 2026. [rif.kt]



