27.6 C
Sidoarjo
Friday, August 14, 2026
spot_img

SMAN 1 Kebomas dan LFNU Ukur Ulang Arah Kiblat Majid Al-Akbar


Gresik, Bhirawa – Memanfaatkan momentum astronomis Rashdul Kiblat, atau Istiwa A’zam, SMAN 1 Kebomas menggandeng Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik untuk melakukan kalibrasi ulang arah kiblat dan penataan shaf di Masjid Al Akbar yang berada di sekolah setempat.

Kalibrasi arah kiblat ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Kepala SMAN 1 Kebomas, Komari Bin Jainuri, beserta jajaran Ketua Komite Acmad Efendi SH dan para guru. Dipimpin langsung oleh Ketua LFNU Gresik Muchyiddin Hasan, dengan menggunakan metode praktis berupa sebilah tongkat.

Tongkat itu dipasang tegak lurus berbantuan tali beban, bayangan yang dihasilkan kemudian diukur menggunakan penggaris busur. Ditandai dengan lakban dan spidol untuk menarik sudut 90 derajat, sebagai acuan garis shaf baru. Berdasarkan hasil pengukuran ilmiah tersebut, ditemukan adanya pergeseran minor pada arah kiblat Masjid Al Akbar.

Ketua LFNU Gresik Muchyiddin Hasan mengatakan, bahwa Rashdul Kiblat merupakan metode verifikasi arah kiblat. Menggunakan bayangan benda saat posisi Matahari, berada tepat di atas Ka’bah. Fenomena alam ini terjadi secara reguler, setiap tanggal 15 dan 16 Juli. Pada kalibrasi kali ini, pengujian mencapai titik puncaknya tepat pukul 16.27 WIB.

“Pergeserannya sekitar 0.5 derajat, dan sudah mendekati benar, hanya penataan shafnya saja yang kurang tepat. Hasil dari kalibrasi hari ini, akan menjadi acuan dasar untuk menentukan dan menata shaf-shaf di belakangnya,”ujarnya.

Berita Terkait :  Kemenekraf Dukung Sineas Muda Majukan Industri Film Lokal

Kepala SMAN 1 Kebomas Komari Bin Jainuri di dampinggi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Kebomas Bagus Sasmito mengatakan, bahwa pihak sekolah bersurat resmi ke LFNU. Untuk mengetahui kiblat yang baru, yang komitmen untuk menyempurnakan syarat sah ibadah. Langkah pengujian ulang juga didasari oleh kekhawatiran adanya pergeseran lempeng bumi, yang berpotensi mengubah akurasi arah kiblat dari pengukuran beberapa tahun silam.

“Untuk besok pagi, akan langsung kami tata ulang seluruh garis shafnya. Kami tidak sekadar mencari keakurasian bangunan, tetapi berikhtiar menyesuaikan dengan ketentuan fiqih ibadah yang menganjurkan shalat tepat menghadap kiblat,”ungkap Bagus

Keberadaan Masjid Al Akbar, memiliki peran sangat vital bagi pembentukan karakter dan spiritualitas siswa. Selain digunakan untuk shalat fardhu dan shalat Jumat berjamaah, masjid ini aktif dipakai untuk memfasilitasi shalat Dhuha berjamaah. Yang diikuti oleh enam kelas paralel, setiap harinya dengan sistem imam bergilir.

Ditambahkan Bagus Sasmito, bahwa l masjid sekolah menjadi pusat kegiatan program bulanan “Jumat Religi”. Diintegrasikan dengan program Jumat sehat, dan Jumat Bersih. Khusus pada agenda Jumat Religi, aktivitas siswa diisi dengan penyampaian kultum oleh guru agama, doa bersama, serta penyampaian informasi perkembangan sekolah. [kim.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!