Situbondo, Bhirawa – Jajaran Rutan Kelas IIB Situbondo melaksanakan kegiatan bedah rumah bagi masyarakat sekitar lahan SIMPATIK, Jumat (25/9/2026) besok. Kegiatan tersebut menyasar satu unit rumah masyarakat yang berada di sekitar kawasan lahan SIMPATIK. Selain itu juga disalurkan bantuan dana untuk pelaksanaan bedah rumah diberikan sebesar Rp20.000.000. Dana bantuan tersebut bersumber dari hasil penjualan jagung super hibrida yang dihasilkan melalui kegiatan pembinaan SIMPATIK.
Menurut Kepala Rutan Kelas IIB Situbondo, Suwono, program bedah rumah ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hasil kegiatan pertanian yang tidak hanya memberikan manfaat bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat sekitar. Hasil penjualan jagung super hibrida yang dikelola melalui program SIMPATIK disalurkan kembali dalam bentuk kegiatan sosial.
“Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat penerima dalam memperbaiki kondisi tempat tinggalnya. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial dari program pembinaan yang dilaksanakan Rutan Situbondo,” tutur Suwono.
Pelaksanaan bedah rumah dilakukan, aku Suwono, dengan melibatkan pihak-pihak terkait serta masyarakat sekitar Lahan SIMPATIK. Bantuan sebesar Rp20.000.000 diberikan untuk mendukung kebutuhan perbaikan satu unit rumah yang menjadi sasaran program.
“Pemanfaatan hasil pertanian untuk kegiatan sosial menunjukkan bahwa program SIMPATIK memiliki manfaat yang dapat dirasakan secara lebih luas. Selain mendukung pembinaan warga binaan, hasil kegiatan tersebut juga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lahan,” tutur pria asli Kediri itu.
Kegiatan bedah rumah tersebut, tambah Suwono, juga memperkuat hubungan antara Rutan Situbondo dengan masyarakat sekitar Lahan SIMPATIK. Keberadaan program pertanian yang melibatkan warga binaan dan masyarakat diharapkan dapat terus memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Hasil kerja melalui budidaya jagung super hibrida kemudian dikembangkan menjadi berbagai bentuk kegiatan yang memiliki nilai sosial. Salah satunya melalui bantuan bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tambahnya Suwono.
Program SIMPATIK ini, lanjut Suwono, menjadi bagian dari pembinaan warga binaan melalui kegiatan kerja yang produktif sekaligus memberikan manfaat kepada lingkungan sekitar. Keterlibatan warga binaan dalam proses pertanian hingga menghasilkan panen memberikan pengalaman dan keterampilan yang bernilai positif.
“Hasil penjualan komoditas pertanian tersebut kemudian dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan, termasuk pemberian premi warga binaan dan kegiatan sosial masyarakat. Melalui kegiatan bedah rumah ini, manfaat pembinaan diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh warga binaan, tetapi juga masyarakat sekitar,” kupasnya.
Suwono kembali menyampaikan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan bentuk nyata pemanfaatan hasil pembinaan SIMPATIK untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pengelolaan Lahan SIMPATIK hingga menghasilkan jagung super hibrida yang dapat memberikan nilai ekonomi dan sosial.
“Kami berharap bantuan sebesar Rp20.000.000 ini dapat membantu masyarakat dalam memperbaiki rumahnya dan memberikan manfaat yang nyata. Hasil dari pembinaan melalui program SIMPATIK tidak hanya untuk kepentingan internal, tetapi juga kami upayakan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujar Suwono selaku Project Leader. [awi.kt]

