29.4 C
Sidoarjo
Monday, May 4, 2026
spot_img

KINETIK Hub Perkuat UMKM Hijau dan Inklusif Lewat Program Hibah di Surabaya


Surabaya, Bhirawa
KINETIK Hub (Kemitraan Indonesia Australia untuk Iklim, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur) mengadakan kegiatan ‘Community and Ecosystem Grants Knowledge Sharing and Networking Event’ di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, Surabaya.

Program Kinetic tengah memperkuat ekosistem ekonomi hijau di Indonesia melalui inisiatif investasi infrastruktur dan pemberian hibah bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), rancangan tersebut secara khusus menyasar UMKM yang memiliki keterlibatan dalam kegiatan penghijauan, rendah karbon (low carbon), serta prinsip keberlanjutan atau sustainability. Senin, (4/5).

Director KINETIK Hub John Brownies mengatakan program ini merupakan bagian dari visi besar untuk melihat sistem pendukung keberhasilan UMKM secara luas melalui kebijakan green growth dan dukungan infrastruktur.

“Program ini sangat mengedepankan nilai inklusivitas dengan memberikan perhatian khusus pada UMKM yang dipimpin oleh kelompok rentan, terutama perempuan serta penyandang disabilitas,” jelasnya.

Lanjut John menjelaskan bahwa Kinetic berupaya menggali potensi dari tingkat akar rumput untuk menciptakan ekosistem yang lebih kondusif dan berhasil bagi para pelaku usaha tersebut dengan mengidentifikasi berbagai hambatan yang mereka hadapi di lapangan.

“Kinetic meluncurkan program hibah (grants) yang telah menarik minat besar dari publik dengan masuknya lebih dari 100 proposal dari berbagai organisasi masyarakat sipil, telah terpilih enam organisasi yang saat ini menjalankan berbagai program dalam durasi singkat selama enam bulan,” pungkasnya.

Berita Terkait :  Akselerasi Jalur Pantai Selatan, DPRD Jatim Sarankan Skema KPBU

John mengukapkan kegiatan dilakukan para penerima hibah mencakup pengerjaan studi mendalam, proyek percontohan (pilot project), hingga pembuatan perangkat panduan atau toolkits yang diharapkan menjadi langkah awal untuk kegiatan di masa depan.

Sementara itu, GEDSI Lead KINETIK Hub, Patricia Bachtiar mennyampaikan beberapa organisasi terlibat kolaborasi memiliki fokus dan titik masuk yang beragam sesuai dengan pengalaman mereka masing-masing.

“Seperti SIGAB bergerak bersama organisasi penyandang disabilitas, sementara ASB banyak melibatkan pemerintah daerah dalam implementasi programnya, potensi UMKM hijau dan inklusif di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Timur, sangatlah tinggi, melalui sinergi melibatkan berbagai lapisan mulai dari masyarakat sipil hingga pemerintah daerah dan nasional,” katanya.

Patricia berharap dengan program ini tidak hanya berhenti sebagai potensi, namun menjadi kenyataan yang mampu mendorong keberlanjutan ekonomi dan lingkungan secara beriringan.

“Setiap hibah diberikan berbasis pada kegiatan yang diproposalkan, sehingga penggunaan anggaran benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan nyata untuk mendukung ekosistem UMKM hijau,” imbuhnya. [ren.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!