32.3 C
Sidoarjo
Wednesday, August 12, 2026
spot_img

Kembangkan Layanan Kesehatan Masyarakat Sekitar


dr Eka Basuki Rachmad – Melayani masyarakat seluas -luasnya dan meningkatkan kapasitas rumah sakit yang dipimpinnya merupakan tantangan besar dipundak dokter ASN Pemprov Jatim ini.

Adalah dr Eka Basuki Rachmad , Direktur RSUD Husada Prima mencoba mengelola, perubahan status dari rumah sakit khusus menjadi rumah sakit umum yang belum banyak dikenal masyarakat rumah sakit milik Pemprov Jatim di Surabaya ini.

“Kita mencoba setahap demi setahap meluaskan layanan kepada masyarakat , sementara ini di sekitar wilayah ruimah sakit seuai dengan fasilitas yang kita miliki yang harapannya juga akan semakin bertambah,” kata dokter Eka ditemui Bhirawa, Rabu (29/7).

Menurut dokter Eka, Rumah Sakit Husada Prima , yang berlokasi di jalan Karang Tembok -Surabaya ini berada dalam taraf pengembangan dari perubahan sebagai Rumah Sakit Paru di tahun 2021 menjadi rumah sakit umum yang tentunya baru mulai menambah fasilitas -fasilitas.

“Kita memang baru berubah menjadi rumah sakit umum sekitar tahun 2021, tapi saat ini sudah mempunyai cukup fasilitas layanan meski harus dikembangkan lagi hingga bisa memperluas layanan bagi masyarakat,” kata dokter yang sebelumnya menjadi Direktur Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur yang juga milik Pemprov Jatim.

Salah satu tantangan yang sedang diselesaikan oleh manajemen RS Husada Prima, lanjut dokter Eka, adalah rumah sakit tersebut masih dianggap sebagai rumah sakit milik swasta hingga masyarakat sedikit enggan untuk mendapat layanan karena khawatir berbiaya mahal.

Berita Terkait :  Sudah Purna Tugas Tetap Donor Darah

“Masyarakat, bahkan di sekitar sini masih keliru menganggap rumah sakit ini milik swasta yang mungkin mahal. Padahal kan milik Pemprov yang biayanya terjangkau menurut Perda dan pasti kita mengafirmasi kepesertaan BPJS Kes,” ungakapnya.

Untuk itu, lanjut dokter Eka , pihaknya saat ini terus melakukan berbagai sosialisasi dan kerja sama kepada stake holder agar masyarakat tidak perlu khawatir untuk berobat di rumah sakit yang sejatinya sudah ada sejak tahun 1950 an ini.

Salah satu yang sedang dikembangkan adalah layanan kesehatan di tempat kepada lembaga-lembaga sosial dan ekonomi yang dikelola masyarakat. “Di wilayah Surabaya utara ini banyak lembaga sosial dan sekolah seperti panti asuhan dan pondok pesantren yang akan coba kita kaver layanan kesehatan dasarnya,’ ternganya. [gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!