29.6 C
Sidoarjo
Sunday, May 3, 2026
spot_img

Car Free Day Alun-alun Kabupaten Sidoarjo Berdayakan 839 UMKM

Sidoarjo, Bhirawa
Selain telah menjadi ruang publik yang inklusif bagi warga Sidoarjo, Alun-alun kota Sidoarjo saat ini juga telah menjelma sebagai salah satu denyut penggerak roda ekonomi kerakyatan di kota delta Sidoarjo.

Lihat saja, ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masuk dalam kelompok Pedagang Kaki Lima (PKL) di momen Car Free Day (CFD) setiap pagi minggunya.

Pada CFD, Minggu, (4/5) akhir pekan lalu, ratusan PKL tersebut meramaikan aktivitas CFD yang dimulai pada pukul 06.00 hingga 09.00 wib tersebut.

Mereka tersebar di sejumlah titik, yakni 524 pedagang di sepanjang Jalan Ahmad Yani, 210 pedagang di Jalan Dr. Cipto Mangun Kusumo, serta 105 pedagang di kawasan Jalan Sultan Agung hingga Jalan Gubernur Suryo.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, M.Edi Kurniadi ST MM, mengatakan bahwa efek positif CFD Alun-alun Sidoarjo tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang hadir untuk beraktivitas, tetapi juga berdampak pada para pelaku UMKM dan PKL. Ribuan pengunjung tumpah ruah di area CFD dan diperkirakan terus bertambah setiap minggunya.

Tingginya antusiasme masyarakat ini berdampak langsung pada meningkatnya transaksi di stan-stan pedagang yang menjajakan aneka makanan, minuman, hingga beragam produk non kuliner.

Seperti busana, aksesori, dan kebutuhan rumah tangga. Banyak warga Sidoarjo memadati kawasan kuliner yang berjajar rapi di sepanjang jalan sekitar Alun-alun Sidoarjo.

Berita Terkait :  Pemkab Probolinggo Responsif dalam Pemeriksaan Interim BPK

Agenda CFD dinilai oleh Edi Kurniadi, akan bisa menjadi salah satu upaya Pemkab Sidoarjo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan 839 UMKM dan PKL.

“Dilaksanakannya CFD setiap hari minggu ini tentunya, selain bisa mewujudkan udara bersih tanpa asap kendaraan bermotor, juga bisa untuk mengungkit daya tarik ekonomi kerakyatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo, melalui maraknya UMKM dan PKL yang kami hadirkan,” komentarnya.

Salah satu pedagang yang ditemui, mengaku pendapatan mereka meningkat dibandingkan hari biasa, dengan kenaikan omzet ditaksir hingga mencapai empat puluh persen.

“Adanya CFD pagi ini sangat membantu kami selaku UMKM untuk bisa berjualan, peluang pendapatannya juga lebih tinggi dibandingkan hari biasa. Omzet kami naik hingga 40 persen, biasanya kami mendapat lima juta, kalau di CFD ini bisa sampai tujuh jutaan,” ungkap Elis, penjual produk makanan asal Krembung, Sidoarjo.

Untuk kelancaran CFD setiap Minggu pagi, perangkat daerah di Sidoarjo ikut terlibat, agar kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif. Kasi OpsDal ketertiban Satpol PP Sidoarjo , R Novianto, mengatakan CFD Sidoarjo harus aman dan nyaman.

“Itu penting, dengan CFD yang aman, tertib, nyaman dan bersih, kita harap bisa menggerakkan roda perekonomian daerah, sehingga bisa mewujudkan t UMKM dan PKL yang berdaya,” komentar nya. [kus.mg6.hel]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!