29.6 C
Sidoarjo
Sunday, May 3, 2026
spot_img

Wali Kota Malang Dorong Pemanfaatan AI secara Produktif dan Bijak

Kota Malang, Bhirawa.
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Tahap I. Mengusung tema “Produktif dan Bijak dengan Artificial Intelligence (AI)”, kegiatan ini dilaksanakan di Mini Block Office Lantai 4, Balai Kota Malang, akhir pekan kemarin.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi masifnya perkembangan kecerdasan buatan. Menurutnya, teknologi harus diselaraskan agar mampu memberikan dampak positif yang konkret bagi pelayanan publik dan masyarakat luas.

“Kita ingin memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar pemanfaatan teknologi ini berjalan selaras dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujar Wahyu Hidayat.

Meski mengakui efisiensi teknologi digital yang kini sudah merambah hingga usia dini, Wali Kota memberikan catatan penting mengenai perlindungan anak. Ia mengingatkan bahwa kemudahan akses informasi tetap memerlukan filter yang kuat dari orang tua dan lingkungan.

Langkah preventif telah diambil Pemkot Malang dengan mengeluarkan imbauan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun serta penguatan pengawasan hingga usia 18 tahun. Sebagai kota pendidikan, Malang diharapkan menjadi motor kreativitas digital yang tetap menjunjung tinggi etika.

Implementasi AI di Pemerintahan dan Sains
Wahyu Hidayat men contohkan, penggunaan AI yang mulai dioptimalkan di lingkungan pemerintahan, antara lain:

Berita Terkait :  54 PMI di Timur Tengah, Disnaker Jombang Pasang Kontak Darurat

Analisis Data Kepegawaian: Mempercepat pengolahan data administrasi secara akurat.

Monitoring Kinerja: Pemantauan progres kerja pegawai secara real-time.

Perencanaan Kota: Penggunaan simulasi dan prediksi kondisi masa depan melalui data digital.

Visualisasi Sejarah: Memanfaatkan AI untuk mengemas sejarah masa lalu secara lebih interaktif.

Membangun Budaya Digital yang Sehat
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Malang, Muhammad Nur Widianto, melaporkan bahwa Bimtek ini diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari hasil Musrenbang wilayah dan tematik. Kehadiran peserta dari lintas generasi ini menunjukkan bahwa literasi digital telah menjadi kebutuhan mendesak.

Nur Widianto juga menyoroti tantangan global terkait penyalahgunaan AI, seperti maraknya hoaks dan deepfake. “Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas literasi digital masyarakat agar lebih produktif, bertanggung jawab, dan membangun budaya digital yang sehat,” pungkasnya. [mut.hel].

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!