27.3 C
Sidoarjo
Monday, June 8, 2026
spot_img

Bakorwil Malang Orkestrasi Pengusaha dan OPD, Sukses Tekan Angka Stunting


Malang, Bhirawa
Badan Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan (Bakorwil) III Malang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam percepatan penurunan angka stunting.

Penanganan stunting dinilai tidak bisa hanya bertumpu pada satu sektor, melainkan butuh semangat gotong royong dan kolaborasi multisektor.

Kepala Bakorwil Malang, Asep Kusdinar menyatakan bahwa pihaknya aktif mengambil peran sebagai inkubator sekaligus pengorkestrasi dalam menggerakkan kepedulian lingkungan.

Langkah nyata yang diambil adalah dengan merangkul seluruh unsur masyarakat, termasuk para pengusaha lokal di wilayah Malang, untuk ikut serta memberikan bantuan materiil maupun non-materiil.

“Penanganan stunting ini solusinya adalah gotong royong. Kami mengorkestrasinya dengan melibatkan semua unsur dan pengusaha setempat untuk memberikan perhatian serta menyalurkan barang-barang penting yang dibutuhkan dalam penanganan stunting,” ujar Asep Kusdinar.

Selain merangkul sektor swasta, Bakorwil Malang juga memberikan dukungan penuh (support) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Kesehatan, guna menyukseskan program-program penyelamatan stunting di lapangan.

Intervensi di Empat Kecamatan
Berdasarkan data pemetaan terbaru, intervensi penanganan stunting dan kesehatan lingkungan se-Bakorwil Malang kali ini difokuskan secara umum di empat kecamatan yang berada di wilayah Kabupaten Malang.

Di wilayah tersebut, tercatat ada 103 bayi terindikasi stunting dan 68 ibu hamil yang masuk dalam radar perhatian khusus untuk diberikan bantuan asupan nutrisi.

Tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Bakorwil Malang juga menyasar faktor sensitif penyebab stunting, salah satunya sanitasi.

Berita Terkait :  PAD Jember Tembus Rp1 Triliun, Gus Fawait Tegaskan 2026 Jadi Tahun Pembuktian

“Kami juga aktif memberikan bantuan pembangunan jamban sehat bagi keluarga yang membutuhkan,” tambah Asep.

Upaya masif dan kolaboratif ini terbukti membuahkan hasil yang signifikan. Melalui strategi gotong royong tersebut, angka stunting yang semula berada di angka 38,5 persen berhasil ditekan drastis hingga menyisakan 17 persen. Guna mengejar target nasional, Bakorwil Malang terus memacu progres penanganan dengan target peningkatan capaian pemulihan sebesar 6 persen di setiap bulannya. [mut.gat]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!