28 C
Sidoarjo
Monday, April 27, 2026
spot_img

Alokasikan APBD, Pemkot Batu Salurkan Beras Keluarga Penerima Manfaat

Distan KP Kota Batu saat menyalurkan bantuan beras kepada warga penerima manfaat di Keçamatan Junrejo.(Anas/Bhirawa)

Kota Batu,Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mengalokasikan anggaran APBD tahun 2026 untuk membantu para keluarga penerima manfaat yang ada di Kota Wisata ini. Dan di bulan April ini bantuan diwujudkan dalam bentuk penyaluran bantuan pangan beras di wilayah Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Batu. Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Penyaluran bantuan beras ini dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Batu melalui Bidang Ketahanan Pangan. Program ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Batu dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat.

“Dengan adanya penyaluran beras ini, diharapkan kebutuhan pokok warga dapat lebih terjamin, terutama bagi keluarga penerima manfaat di wilayah Kota Batu,” ujar Hendry Suseno, Kepala Distan KP Kota Batu, Senin (27/4).

Ia menjelaskan kegiatan dropping beras dilakukan secara terkoordinasi agar tepat sasaran dan berjalan lancar. Hal ini untuk menegaskan dan membuktikan komitmen Pemkot Batu untuk terus hadir mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Selain menyalurkan bantuan beras lanngsung, pemberian bantuan pangan juga diwujudkan dengan menyelenggarakan Gerakan Percepatan Tanam Padi. Dan di Kota Batu, kegiatan dipusatkan di Desa Pendem dengan suasana penuh kebersamaan.

Berita Terkait :  Calon Ketum KONI Kabupaten Malang Banyak Peminat

Dalam kegiatan ini, petani bersama penyuluh turun ke sawah didampingi Distan KP Kota Batu. Dukungan dinas diberikan dengan pendampingan teknis, penyediaan benih, hingga memastikan kebutuhan petani terpenuhi agar proses tanam berjalan lancar.

“Gerakan tanam padi ini menjadi bukti bahwa pertanian di Kota Batu terus bergerak maju, bukan hanya sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai fondasi kesejahteraan bersama,” jelas Hendry.

Hal ini juga diperkuat dengan penyuluhan pertanian di Malang Raya dan Kota Batu. Bahkan, dalam momentum yang dilaksanakan pada 18 April lalu, Kepala Pusat Penyuluhan Kementerian Pertanian hadir langsung untuk mendukung semangat penyuluhan dan memperkuat peran petani di daerah.

Momentum ini juga membuka ruang komunikasi antara petani, penyuluh, dan Kementan. Diskusi ini menyoroti tantangan lapangan sekaligus peluang inovasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Dengan dukungan Kementan dan kehadiran Distan KP Kota Batu diharapkan menjadi semangat gotong royong, inovasi, dan kemandirian pertanian semakin tumbuh di Kota Batu.(nas.hel)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru