32.3 C
Sidoarjo
Monday, November 2, 2026
spot_img

​Membangun Semangat Kebangsaan, Danki Pertanian Yonif TP 536/KS Beri Pembekalan Wawasan Kebangsaan untuk Generasi Muda Skandasi

​Situbondo, Bhirawa – Semangat cinta tanah air dan persatuan harus terus ditanamkan di kalangan generasi muda. Penegasan tersebut disampaikan oleh Danki Pertanian Yonif TP 536/KS, Kapten Pranoto, saat memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Situbondo (Skandasi). 

​Dalam pemaparannya, Kapten Pranoto menekankan bahwa wawasan kebangsaan bukan sekadar menghafal Pancasila, mengetahui sejarah perjuangan bangsa, atau mengikuti upacara bendera setiap hari Senin.

Lebih dari itu, wawasan kebangsaan adalah cara pandang diri sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menghormati perbedaan, serta berkontribusi bagi kemajuan negara. 

​Di hadapan para siswa, Kapten Pranoto mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan ragam suku, agama, bahasa, adat istiadat, dan budaya. Perbedaan tersebut bukanlah alasan untuk saling membenci, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama di bawah semboyan bangsa, Bhinneka Tunggal Ika—berbeda-beda tetapi tetap satu jua. 

​”Sebagai pelajar, kalian harus memahami bahwa persatuan bangsa tidak hanya dijaga oleh pimpinan, TNI, Polri, atau pemerintah saja. Persatuan juga dimulai dari lingkungan sekolah, dari cara kita berbicara kepada teman, menghormati guru, menyampaikan perizinan, dan memperlakukan setiap orang dengan baik tanpa membeda-bedakan latar belakang,” ujar Kapten Pranoto. 

​Dalam arahannya, Kapten Pranoto merumuskan tiga hal penting yang wajib dipegang oleh para pelajar Skandasi. Pertama, sebut dia, ​Tanamkan Rasa Cinta Tanah Air secara Nyata. “Sebab Cinta tanah air tidak cukup hanya dengan mengibarkan bendera merah putih atau menyanyikan lagu Indonesia Raya,” ungkapnya.

Berita Terkait :  Sertijab Kepala Sekolah SMAN 1 Panji Situbondo

Hal tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menaati aturan sekolah, menjaga fasilitas umum, menghargai jasa pahlawan, serta menggunakan ilmu pengetahuan untuk hal yang bermanfaat. 

Jaga Persatuan dan Hindari Perpecahan di era digital

Saat ini, informasi menyebar dengan sangat cepat.  Siswa diingatkan untuk tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas kebenarannya, serta tidak ikut menyebarkan fitnah, ujaran kebencian, atau informasi yang dapat memecah belah persatuan. “Gunakan media sosial secara bijak dengan menjadi generasi yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab,” terang Kapten Pranoto.

Sebagai siswa SMK, para pelajar memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Dunia kerja masa kini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga jujur, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, menghormati orang lain, dan memiliki semangat pantang menyerah. 

​”Jangan pernah menganggap remeh proses belajar. Setiap keterampilan yang kalian pelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk masa depan, jika kalian ingin bangsa ini maju dan mampu bersaing dengan negara lain,” pesan Kapten Pranoto menutup kegiatan pembekalan tersebut dengan penuh motivasi. [awi.kt]

​

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!