27 C
Sidoarjo
Tuesday, September 29, 2026
spot_img

Tingkatkan Kualifikasi Guru PAUD, Pemkot Surabaya Perluas Kerja Sama Beasiswa RPL ke Umsura


Surabaya, Bhirawa – Pemkot Surabaya bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya salurkan beasiswa S1 Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi tenaga pendidik PAUD. Program tersebut merupakan bentuk komitmen Pemkot Surabaya meningkatkan kompetensi dan kualifikasi guru PAUD, Selasa (29/9).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan bahwa Pemkot dengan Baznas Kota Surabaya kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), terdapat 54 Bunda PAUD menerima beasiswa program RPL di kampus.

“Penerima beasiswa RPL tidak perlu mengikuti kuliah reguler selama empat tahun, melalui program ini, pengalaman mengajar minimal dua tahun dimiliki para guru dikonversi jadi Satuan Kredit Semester (SKS), maka mereka hanya cuman perlu menempuh masa studi selama dua tahun atau empat semester,” jelasnya.

Lanjut Febrina menjelaskan bahwa sebelumnya menjalin kerja sama serupa dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), terdapat 151 Bunda PAUD yang menjadi penerima beasiswa RPL.

“Sebelumnya sudah berjalan di Unusa, hari ini dengan Umsura, lewat dukungan Baznas, kami menyekolahkan guru PAUD pada dua universitas tersebut, Unusa terdapat 151 orang, sedangkan di Umsura ada 54 orang,” pungkasnya.

Febrina mengukapkan anggaran yang disiapkan untuk kedua perguruan tinggi tersebut berbeda, anggaran program beasiswa di Unusa mencapai sekitar Rp1,51 miliar, sedangkan di Umsura dialokasikan sebesar Rp540 juta.

“Baznas mendukung penuh pembiayaannya, sedangkan kami menyeleksi guru-guru yang pengalamannya memang sudah memenuhi syarat untuk dikonversi menjadi dua tahun studi,” ucapnya.

Berita Terkait :  7.380 Siswa Terverifikasi Lolos, Pemkot Surabaya Tingkatkan Besaran Beasiswa Pemuda Tangguh

Febrina menambahkan penerima beasiswa wajib kembali mengajar di lembaga asal setelah menyelesaikan pendidikan mereka. “Jangan sampai setelah lulus dari program beasiswa mereka berpindah tempat mengajar, ini sudah menjadi bagian dari komitmen awal yang disepakati,” imbuhnya.

Febrina berharap para guru PAUD menyelesaikan studi tepat waktu dan memiliki kompetensi yang paripurna di bidang pendidikan anak usia dini. “Kami berupaya menuntaskan kualifikasi guru PAUD supaya benar-benar memiliki kompetensi sarjana penuh, mereka dapat mengasuh dan mendidik anak usia dini secara tepat, sesuai teori akademis maupun praktik lapangan yang telah ditempuh,” harapanya. [ren.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!