32 C
Sidoarjo
Tuesday, September 22, 2026
spot_img

APG Jadi Jembatan Pendidikan bagi Siswa Disabilitas

Bojonegoro,Bhirawa – Angkutan Pelajar Gratis (APG) di Kabupaten Bojonegoro tidak hanya menjadi sarana transportasi bagi pelajar menuju sekolah. Bagi siswa penyandang disabilitas, layanan tersebut juga menghadirkan rasa aman sekaligus membantu memastikan mereka tetap mendapatkan akses pendidikan secara berkelanjutan.

Program yang juga dikenal dengan sebutan Angkutan Pelajar (APEL) itu dirasakan manfaatnya oleh siswa, orang tua, hingga pihak sekolah. Kehadiran layanan transportasi gratis membuat perjalanan menuju sekolah menjadi lebih mudah dan nyaman, khususnya bagi siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB).

Guru SLB PGRI Kalitidu, Dewi Rahayu, mengatakan keberadaan APG memberikan dampak nyata terhadap kehadiran siswa di sekolah. Kemudahan transportasi membuat anak-anak lebih konsisten mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Manfaatnya sangat besar, terutama untuk tingkat kehadiran anak-anak dan kelancaran pelayanan pendidikan di SLB PGRI Kalitidu. Kami sangat berharap program ini bisa terus berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (22/9).

Manfaat layanan angkutan pelajar gratis juga dirasakan SMP Negeri 1 Kalitidu. Kepala sekolah, Sucipto, mengungkapkan bahwa pelayanan angkutan tersebut selama ini berjalan aman, lancar, dan tepat waktu.

Tidak hanya sekolah dan orang tua yang merasakan manfaatnya. Para pengemudi yang setiap hari mengantar dan menjemput siswa turut menjadi bagian penting dari keberlangsungan layanan tersebut.

Saiful Ansor, pengemudi angkutan pelajar disabilitas asal Desa Kuncen, Kecamatan Padangan, mengaku bangga dapat terlibat dalam program tersebut. Baginya, mengantar anak-anak menuju sekolah bukan sekadar pekerjaan, tetapi juga bagian dari membantu mereka memperoleh pendidikan.

Berita Terkait :  Mahasiswa Ubaya Ciptakan Boneka Edukasi Seksual "Sentasi"

“Program gratis ini sangat inspiratif. Tidak cuma membantu meringankan beban orang tua, tapi juga bikin anak-anak makin semangat datang ke sekolah. Melihat mereka bisa berangkat sekolah dengan tenang ikut senang,” tuturnya.

Keberadaan APG sekaligus menunjukkan bahwa akses menuju pendidikan tidak berhenti pada tersedianya sekolah. Dukungan transportasi yang aman dan terjangkau juga menjadi bagian penting, terutama bagi siswa dengan kebutuhan khusus.

Melalui layanan tersebut, Pemkab Bojonegoro berupaya memperluas akses pendidikan agar dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. Bagi siswa disabilitas, APG menjadi jembatan yang membantu mereka menempuh perjalanan menuju sekolah sekaligus menjaga harapan untuk terus belajar dan meraih masa depan. [bas.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!