Gresik, Bhirawa — Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Gresik Pos Kota melakukan penyelamatan terhadap seorang warga yang mengalami kesulitan melepaskan cincin dari jarinya, Rabu (12/8/2026). Insiden terjadi di Jalan Hasanudin RT 01/RW 01 No. 2, Desa Semampir, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.
Laporan kejadian diterima petugas Damkar Gresik pada pukul 07.45 WIB. Hanya lima menit kemudian, tepat pukul 07.50 WIB, personel berangkat menuju lokasi dan tiba di lokasi sekitar pukul 08.13 WIB.
Berdasarkan keterangan pelapor, Ibu Risma, cincin yang terpasang di jarinya telah terasa sakit selama kurang lebih tiga hari. Kondisi tersebut sempat dibiarkan, namun pada Rabu pagi rasa sakit semakin bertambah karena cincin sama sekali tidak dapat dilepaskan. Upaya melepaskan secara mandiri justru memperparah rasa sakit, sehingga Ibu Risma kemudian menghubungi Damkar Gresik untuk meminta bantuan.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik Pos Kota, Faical Irhansyah, S.E., menjelaskan bahwa personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan penanganan terhadap cincin yang terjepit di jari korban.
Dengan menggunakan peralatan penyelamatan khusus, petugas melakukan pemotongan cincin secara hati-hati agar tidak melukai jari korban. Setelah melalui proses evakuasi yang teliti, cincin tersebut akhirnya berhasil dilepaskan dari jari Ibu Risma. Seluruh proses penanganan selesai pada pukul 08.27 WIB.
“Ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak memaksakan diri ketika menghadapi cincin atau benda lain yang terjepit pada bagian tubuh. Apabila upaya pelepasan secara mandiri tidak berhasil dan menimbulkan rasa sakit, masyarakat dapat segera meminta bantuan petugas terkait untuk mencegah terjadinya cedera yang lebih serius,” ujar Faical Irhansyah.
Ditambahkan Faical, setelah memastikan proses penyelamatan berjalan aman dan korban tidak mengalami cedera, seluruh personel kemudian bersiap kembali ke Pos Kota. Dalam kegiatan penyelamatan tersebut, sebanyak sembilan personel Damkar Gresik terlibat — yakni Kasmuin, M.H. Rohman, Yudi P., Hendryk DF, Andi SF, Sandoni RN.P., Bayu Angga P., Adi S., dan Rina — serta dikerahkan satu unit mobil Panther untuk mendukung proses penyelamatan di lokasi. [kim.kt]


