27.2 C
Sidoarjo
Sunday, July 12, 2026
spot_img

Program Pengabdian Masyarakat Untag Surabaya Bekali Remaja Desa Gedangan Perencanaan Karier


Gresik, Bhirawa – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Reguler 28 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Eksplorasi Potensi Diri dan Perencanaan Karier bagi remaja di Balai Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya mengenali potensi diri sekaligus menyusun perencanaan pendidikan dan karier sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.

Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, refleksi diri, analisis SWOT pribadi, eksplorasi minat dan bakat, serta penyusunan career roadmap menggunakan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound). Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh wawasan mengenai berbagai pilihan pendidikan dan dunia kerja, tetapi juga mampu menyusun langkah-langkah yang terarah untuk mencapai tujuan karier yang diinginkan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, yang berfokus pada pemberdayaan generasi muda di tingkat desa. Selain memberikan materi, tim pengabdian juga mendorong peserta agar lebih percaya diri dalam mengambil keputusan terkait pendidikan dan karier berdasarkan minat, bakat, serta kemampuan yang dimiliki.

Salah satu anggota Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Ilham Saputra, yang berperan dalam penyusunan konsep dan perancangan kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh materi, tetapi juga terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan.

Berita Terkait :  IDI Kota Malang Bangun Gedung Baru Senilai Rp25 M di Kedungkandang

“Pelatihan ini kami rancang agar peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan. Rangkaian pelatihan diawali dengan pre-test, dilanjutkan dengan Lembar Kerja 1 (Profil Potensi Diri), Lembar Kerja 2 (Analisis SWOT Pribadi), dan Lembar Kerja 3 (Career Roadmap menggunakan teknik SMART). Selanjutnya, peserta menuliskan surat komitmen untuk diri di masa depan serta menempelkan pohon cita-cita sebagai simbol harapan dan motivasi untuk mencapai tujuan mereka. Kegiatan kemudian ditutup dengan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan,” ujar Ilham Saputra.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ketua Remaja,Yoga, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi para peserta dalam mempersiapkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Menurut kami, pelatihan ini sangat bermanfaat karena membuat peserta jadi lebih paham pentingnya mengenali potensi diri sebelum menentukan arah karier. Banyak dari kami yang sebelumnya masih bingung harus mulai dari mana setelah lulus kuliah atau saat ingin memasuki dunia kerja. Setelah mengikuti kegiatan ini, kami jadi punya gambaran yang lebih jelas tentang langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk merencanakan masa depan. Materinya juga mudah dipahami dan relevan dengan kondisi yang sedang kami hadapi,” ungkap Yoga selaku perwakilan peserta pelatihan.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Salsabila Ratu Kencana Syaharani, M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa pengenalan potensi diri perlu dilakukan sejak usia remaja agar mereka memiliki kesiapan dalam menentukan arah pendidikan maupun karier.

Berita Terkait :  Deklarasi SPMB Komitmen  Transparan Tanpa Pungli

“Remaja merupakan fase penting dalam pembentukan identitas diri. Ketika mereka mampu mengenali potensi, memahami minat, serta menyusun tujuan yang realistis, mereka akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, kami berharap remaja tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga mengetahui langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mencapainya,” jelas Salsabila Ratu Kencana Syaharani, M.Psi., Psikolog.

Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja Desa Gedangan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk mengembangkan kompetensi diri, melanjutkan pendidikan, serta mempersiapkan karier sesuai dengan potensi yang dimiliki. Program ini juga menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Ke depan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Reguler 28 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak remaja yang memperoleh pendampingan dalam merencanakan masa depan secara lebih terarah, percaya diri, dan berdaya saing. [why]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!