27.8 C
Sidoarjo
Thursday, July 2, 2026
spot_img

Libur Sekolah dan MBG Tekan Harga Sejumlah Komoditas Pangan di Pasar Kota Kediri


Kediri, Bhirawa – Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Pahing, Kota Kediri, mengalami penurunan sejak memasuki masa libur sekolah. Berhentinya sementara operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menjadi salah satu faktor yang mengurangi permintaan bahan pangan di pasaran.

Komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain daging ayam, telur ayam, cabai, hingga beberapa jenis sayuran. Pedagang daging ayam di Pasar Pahing, Nur Rokim, mengatakan harga daging ayam kini berada di kisaran Rp25.000-Rp26.000 per kilogram. Angka tersebut turun dibandingkan sebelum libur sekolah yang masih berkisar Rp29.000-Rp30.000 per kilogram.

Menurutnya, turunnya harga dipicu melimpahnya pasokan di tengah berkurangnya permintaan, terutama setelah dapur MBG berhenti beroperasi sementara selama libur sekolah.

“Sekarang harga ayam sekitar Rp26.000 per kilogram. Sebelum libur sekolah masih Rp29.000 sampai Rp30.000. Permintaan memang turun, ditambah dapur MBG juga libur, jadi stok ayam banyak dan harga ikut turun,” ujar Nur Rokim di lapak dagangnya, Kamis (2/7).

Ia menjelaskan, saat program MBG berjalan, permintaan daging ayam meningkat cukup signifikan. Karena itu, ketika program tersebut libur sementara, pasokan di pasar menjadi berlebih sehingga harga terkoreksi.

Meski margin keuntungan pedagang ikut menurun, Nur Rokim berharap harga yang lebih murah dapat mendorong masyarakat kembali membeli daging ayam sehingga volume penjualan meningkat.

Penurunan harga juga terjadi pada telur ayam. Jika sebelumnya sempat mencapai Rp27.000 per kilogram, kini harganya turun menjadi sekitar Rp22.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur puyuh masih bertahan di kisaran Rp22.000 per kilogram.

Berita Terkait :  Mahasiswa Singapura Belajar Rumah Padat Karya di Surabaya

Pedagang sayur dan bumbu dapur, Dewi, mengatakan harga berbagai jenis cabai juga mengalami penurunan. Cabai rawit yang sebelumnya sempat menyentuh Rp70.000 per kilogram kini turun menjadi sekitar Rp40.000 per kilogram.

“Selain cabai rawit, harga cabai keriting juga turun, begitu juga cabai merah besar. Sekarang berada di kisaran Rp28.000 sampai Rp40.000 per kilogram,” katanya.

Tak hanya cabai, sejumlah sayuran yang banyak digunakan sebagai bahan menu MBG juga mengalami penurunan harga. Sawi hijau kini dijual Rp4.000 per kilogram, sawi putih Rp10.000 per kilogram, pakcoy Rp6.000 per kilogram, sementara beberapa jenis sayuran lain rata-rata turun sekitar Rp4.000 per kilogram.

Para pedagang berharap kegiatan belajar mengajar segera kembali normal sehingga operasional dapur MBG kembali berjalan. Dengan meningkatnya permintaan, mereka berharap harga komoditas pangan tetap stabil dan omzet penjualan kembali meningkat. “Harapannya harga tetap stabil saat musim sekolah kembali, sehingga omzet pedagang juga bisa naik,” pungkas Dewi. [van.wwn]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!