Pemkab Madiun, Bhirawa. – Kemeriahan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458 kini bergeser ke wilayah tengah yang direncanakan berlangsung hingga 7 Juli 2026 mendatang. Event tahunan bergengsi Sepasar ing Medion (Sepasma) secara resmi dibuka oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto SH MAk dengan didampingi Wakil Bupati, dr. Purnomo Hadi. MH di Lapangan Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Rabu (1/7/2026) malam .
Dalam arahannya, Bupati Hari Wuryanto menekankan bahwa Sepasma bukan sekadar seremoni perayaan semata, melainkan sebuah strategi pemerintah daerah untuk menggerakkan roda ekonomi riil di tingkat desa. “Kami ingin kemeriahan hari jadi ini dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Sepasma adalah momentum emas bagi perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku UMKM agar mereka bisa naik kelas dan meningkatkan omzet penjualan,” ujar Hari Wuryanto.
Untuk mengoptimalkan dampak acara, Pemkab Madiun menghadirkan dua pilar utama dalam perhelatan kali ini. Pertama, Pesta Produk Lokal yang menjadi etalase bagi berbagai produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas Bumi Kampung Pesilat, kerajinan tangan, hingga produk fesyen kreatif. Melalui ajang ini, UMKM didorong untuk lebih dikenal luas dan memperluas jaringan pasar mereka.
Kedua, inovasi Pelayanan Publik Jemput Bola. Pemkab Madiun menyediakan stan layanan terpadu di area festival, yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan, perizinan, hingga mendapatkan konsultasi publik secara gratis, cepat, dan efisien. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput.
Dengan kombinasi antara festival ekonomi, akses layanan publik yang proaktif, serta hiburan rakyat, Sepasma di Desa Tiron ini diharapkan menjadi magnet yang terus menyedot kunjungan masyarakat hingga hari penutupannya nanti, sekaligus memperkuat daya beli dan kesejahteraan warga Kabupaten Madiun secara berkelanjutan.[dar.ca]


