31.7 C
Sidoarjo
Wednesday, July 1, 2026
spot_img

Dinkes Gresik Gandeng PT Smelting, Targetkan Eliminasi TBC Lebih Cepat pada 2028

Gresik. Bhirawa – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik bersama PT Smelting menggelar sosialisasi dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) Desa Siaga Tuberkulosis (TBC). Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen dan langkah nyata dalam mempercepat penghapusan penyakit TBC di wilayah setempat.

Kepala Dinkes Kabupaten Gresik, dr. Mukhibatul Khusnah, menjelaskan pemerintah daerah berupaya mencapai target eliminasi TBC pada tahun 2028—lebih cepat dibanding target nasional yang ditetapkan pada tahun 2030—melalui program Desa Siaga TBC. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas nasional yang menjadi perhatian khusus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Sosialisasi Desa Siaga TBC sebenarnya sudah kami mulai sejak tahun 2025. Tahun ini, PT Smelting bersama Human Initiative turut mendampingi lima desa dan kelurahan sebagai lokasi percontohan: Roomo, Sukomulyo, Tlogopojok, Lumpur, dan Tanggulrejo,” ujarnya.

Melalui kerja sama lintas sektor pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dengan pendekatan pentahelix, diharapkan kasus TBC dapat ditemukan lebih dini sehingga pasien segera mendapatkan pengobatan hingga tuntas.

“Kami optimis target eliminasi TBC tahun 2028 dapat tercapai. Sementara itu, data Dinkes mencatat sejak Januari hingga 27 Juni 2026 sudah tercatat 1.439 kasus TBC di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Manajer GA PT Smelting Muhammad Fuad menyampaikan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang telah berjalan sejak tahun 2019 dan kini memasuki periode kedua hingga tahun 2030. Kelima desa di sekitar kawasan perusahaan dipilih sebagai proyek percontohan.

Berita Terkait :  Konfercab GP Ansor Surabaya Batal Digelar

“Ke depannya, model ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa lain di Gresik dalam mendukung percepatan penghapusan TBC,” ungkapnya.

Deputi Wilayah Human Initiative untuk Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DIY, Deny Ferdyansyah, menambahkan program ini mencakup pendampingan penuh bagi pasien melalui pemberian Paket Makanan Tambahan (PMT) setiap bulan hingga dinyatakan sembuh.

“Tahun ini sebanyak 300 pasien akan menerima bantuan tersebut. Mengingat masa pengobatan minimal enam bulan hingga satu tahun, PT Smelting telah menyiapkan sekitar 3.600 paket makanan tambahan untuk mendukung pemulihan pasien,” jelasnya.

Selain itu, program juga mencakup perbaikan ventilasi rumah bagi pasien yang tinggal di bangunan dengan sirkulasi udara dan pencahayaan buruk. Pada tahap pertama, sudah ada 72 rumah yang mendapatkan bantuan renovasi. Dukungan lain berupa beasiswa bagi anak pasien TBC serta pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan peternakan ayam petelur di Kecamatan Bungah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. [kim.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!