26.7 C
Sidoarjo
Tuesday, June 30, 2026
spot_img

Rayakan Tahun Baru Islam, Pemkab Sumenep Gelar Pawai Obor Libatkan 750 Pelajar

Pemkab Sumenep, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar pawai obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (29/6) malam.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan di Kabupaten Sumenep.

Pawai obor mengambil titik start di depan Labang Mesem Keraton Sumenep. Ratusan peserta tampak antusias membawa obor sambil berjalan tertib menyusuri ruas jalan utama kota.

Kehadiran masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai menambah semarak suasana peringatan tahun baru Islam di ujung timur Pulau Madura itu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pemkab Sumenep sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat ukhuwah, sekaligus mengajak generasi muda memaknai momentum hijrah dengan semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, mengatakan pawai obor bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan memiliki makna filosofis sebagai simbol cahaya yang menerangi kehidupan.

Menurutnya, semangat Tahun Baru Islam harus menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan serta kepedulian sosial.

“Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi refleksi bersama agar kita mampu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi unggul yang tidak hanya memiliki kemampuan intelektual, tetapi juga berakhlak mulia serta mampu memberikan kontribusi bagi agama, bangsa, dan negara,” kata Kamiluddin.

Berita Terkait :  Apel Pagi Polres Bondowoso Soroti Disiplin Anggota Usai Cuti Lebaran

Ia menjelaskan, peringatan 1 Muharram tahun ini dikemas melalui berbagai kegiatan keagamaan agar masyarakat tidak hanya merasakan kemeriahan, tetapi juga memperoleh nilai edukasi dan spiritual.

Karena itu, sebelum pelaksanaan pawai obor, pemerintah daerah mengawali kegiatan dengan doa akhir tahun 1447 Hijriah dan doa awal tahun 1448 Hijriah bersama para ulama, tokoh agama, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur Forkopimda.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk ikhtiar memohon keberkahan kepada Allah SWT agar Kabupaten Sumenep senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta kemajuan dalam berbagai sektor pembangunan.

“Kegiatan kali ini merupakan rangkaian dari menyambut tahun baru Islam. Sebelumnya juga kami telah menggelar doa bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengapresiasi antusiasme para pelajar, guru pendamping, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan pawai obor. Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam arahannya sebelum melepas peserta, Bupati mengingatkan agar seluruh peserta menjaga ketertiban selama mengikuti pawai. Ia juga mengajak para pelajar menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai titik awal memperbaiki akhlak dan meningkatkan semangat belajar.

“Berjalanlah dengan tertib, semangatnya dijaga dan akhlaknya juga dijaga. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus bangsa,” kata Bupati Achmad Fauzi.

Berita Terkait :  Bupati Sugiri Sancoko Temani Petani Tembakau Ponorogo Ikuti Pelatihan Pembuatan Pupuk

Menurut Bupati, generasi muda merupakan aset penting bagi masa depan Kabupaten Sumenep. Karena itu, pembentukan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pendidikan agar lahir sumber daya manusia yang mampu bersaing sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama.

Pada kesempatan tersebut, Achmad Fauzi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep untuk terus mempertahankan pawai obor sebagai agenda tahunan.

Kegiatan bernuansa religius seperti ini memiliki manfaat besar dalam memperkuat syiar Islam sekaligus menjaga tradisi keagamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan masyarakat yang telah mendukung kegiatan ini. Insya Allah pawai Muharram ini akan terus kita laksanakan setiap tahun selama saya menjadi Bupati,” tegasnya.

Usai memberikan sambutan, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo secara resmi melepas peserta pawai obor. Dengan iringan lantunan selawat dan takbir, ratusan pelajar berjalan menyusuri rute yang telah ditentukan sambil membawa obor yang menyala sebagai simbol semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.

Sepanjang pelaksanaan kegiatan, aparat keamanan bersama panitia melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas sehingga pawai berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Antusiasme masyarakat yang memadati sisi jalan menunjukkan tingginya dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang menjadi salah satu tradisi tahunan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menyambut datangnya Tahun Baru Islam. [adv.sul]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!