Sidoarjo, Bhirawa – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang SMA/SMK tingkat Provinsi Jawa Timur resmi digelar pada 24-25 Juni 2026. Sebanyak 380 peserta dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur berkompetisi pada lima cabang olahraga (cabor), yakni renang, pencak silat, atletik, panjat tebing, dan bulu tangkis. Para juara terbaik di masing-masing cabor akan berlaga di tingkat Nasional pada 7-13 September 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan pelaksanaan O2SN ditingkat provinsi digelar secara luring diberbagai venue, untuk memberikan kesempatan kepada peserta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam suasana kompetisi yang sesungguhnya.
Tahun ini, kata Aries, cabor panjat tebing menjadi olahraga baru yang dipertandingkan pada O2SN. Olahraga ini menurutnya memiliki potensi besar untuk menyumbang prestasi bagi Jawa Timur di tingkat nasional.
“Panjat tebing merupakan cabor baru dalam O2SN. Potensinya cukup bagus dan anak-anak memiliki peluang yang signifikan untuk berprestasi di tingkat nasional. Karena itu kami memberikan kesempatan bertanding secara langsung melalui kompetisi offline,” ujar Aries, Rabu (24/6).
Dalam O2SN ini, Jawa Timur akan mentargetkan medali emas di lima cabor termasuk panjat tebing. Karenanya usai pertandingan seleksi selama dua hari ini, Dindik akan langsung melakukan evaluasi hasil untuk menentukan persiapan O2SN tingkat nasional. “Kita berharap yang mewakili nasional mempunya kompetensi keahlian dan prestasi yang mewakili dari Jatim,”ungkapnya.
Tak hanya itu, para juara 1 akan dipersiapkan melalui pemusatan latihan atauntraining center (TC) dan uji tanding dengan atlet-atlet nasional asal Jawa Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuan sekaligus mengetahui aspek yang masih perlu ditingkatkan sebelum berlaga di tingkat nasional.
“Kalau hanya latihan saja tidak cukup. Mereka juga harus mendapatkan pengalaman bertanding dengan atlet nasional agar mengetahui kekurangan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Pelaksana O2SN Cabor Renang, Husaini, menjelaskan bahwa pada cabang renang dipertandingkan empat nomor untuk putra dan empat nomor untuk putri, yakni gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu nomor 50 meter.
Sebanyak 74 atlet mengikuti pertandingan renang yang penilaiannya dilakukan oleh tim juri berlisensi National Technical Official (NTO) Aquatic Indonesia Jawa Timur.
Menurut Husaini, penentuan wakil Jawa Timur pada tingkat nasional tidak hanya berdasarkan perolehan medali, tetapi juga melalui analisis kategori best swimmer. Penilaian mengacu pada perolehan medali emas, perak, dan perunggu yang diraih atlet serta persentase catatan waktu terhadap rekor nasional.
“Jika perolehan medalinya sama, maka akan dilihat persentase catatan waktunya dibandingkan atau mendekati rekor nasional yang menjadi acuan dalam petunjuk teknis,” jelasnya.
Rekor nasional yang dijadikan pembanding merujuk pada berbagai ajang bergengsi seperti SEA Games, PON, Asian Games, Kejuaraan Nasional, World Junior Championship, hingga Student National Swimming Championship (SNSC).
Dari hasil perlombaan, kategori Best Swimmer putri diraih Aluna Ghassani Armagita, siswi SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Aluna berhasil mengoleksi dua medali emas pada nomor 50 meter gaya bebas dengan catatan waktu 29,49 detik dan 50 meter gaya punggung dengan waktu 33,82 detik.
Prestasi tersebut mengantarkan Aluna menjadi wakil Jawa Timur pada O2SN tingkat nasional. Aluna mengaku hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu minggu sebelum pertandingan. Selama masa persiapan, ia fokus meningkatkan kemampuan sprint, latihan start, dan teknik finis yang dinilai sangat menentukan hasil perlombaan.
“Target saya di nasional bisa memperbaiki catatan waktu. Untuk gaya bebas saya menargetkan 28,90 detik dan gaya punggung 32 detik. Saya harus berlatih lebih keras lagi agar mendapatkan hasil yang memuaskan,” ujarnya.
Selain Aluna, gelar Best Swimmer kategori putra diraih oleh Jafni Abdul Aziz asal Gresik yang juga akan menjadi wakil Jawa Timur pada O2SN tingkat nasional mendatang.
Sebagai informasi, di hari pertama pelaksanaan O2SN Jatim, digelar Cabor panjat tebing, pencak silat, atletik, dan bulu tangkis yang masih akan berlangsung pada 25 Juni 2026. Sedangkan untuk cabor renang, telah selesai pada 24 Juni 2026 di Gor Sidoarjo. [ina.wwn]


