Gresik, Bhirawa – Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Warga Gresik (FWG) menggelar aksi penyampaian aspirasi di lingkungan Kantor DPRD Kabupaten Gresik. Mereka menyuarakan dukungan penuh sekaligus meminta agar program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto tetap dilanjutkan, mengingat manfaatnya yang sangat besar bagi pemenuhan gizi para pelajar.
Massa yang berdatangan terdiri dari relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), para wali murid, petani, peternak, hingga nelayan yang menjadi pemasok bahan baku program tersebut. Dalam aksinya, mereka menyampaikan pendapat lewat orasi dan membentangkan sejumlah spanduk berisi dukungan serta harapan agar program tidak dihentikan.
Salah satu peserta aksi, Rahayu (40), mengaku turut serta karena merasakan langsung dampak positif program ini. “Sebagai orang tua murid, saya sangat mendukung MBG. Pemberhentian sementara program ini beberapa pekan terakhir ternyata berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain anak sekolah menjadi lebih sehat dan bisa mendapatkan sarapan bergizi, keberadaan program ini juga sangat membantu para pemasok. Sebelumnya, hasil bumi dan hasil ternak mereka terserap dengan baik sehingga pendapatan meningkat. Kini, produksi menjadi kurang tersalurkan seiring berhentinya sementara pelaksanaan program tersebut.
“Anak-anak pun senang; mereka yang biasanya berangkat sekolah tanpa sarapan, kini bisa mendapatkan makanan bergizi di sekolah,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik, Lutfi Dhawam, hadir menerima langsung aspirasi para demonstran. Ia menyampaikan ada tujuh poin permintaan yang disampaikan massa, dan keseluruhan akan disalurkan ke DPR RI guna diteruskan kepada pemerintah pusat.
“Inti permintaan utamanya adalah agar program MBG tetap berjalan. Sebagian besar yang hadir adalah pihak yang merasakan dampak langsung—mulai dari penerima manfaat, relawan, pelaku usaha mikro, hingga para petani dan peternak,” jelasnya. [kim.kt]


