28.9 C
Sidoarjo
Friday, June 26, 2026
spot_img

SMP PGRI 1 Buduran Tampil Siaran Campursari di TVRI Surabaya


Sidoarjo, Bhirawa
SMP PGRI 1 Buduran, Sidoarjo, yang “Terakreditasi A” kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam tampilan seni budaya, dalam acara campursari Pandan Wangi, dengan siaran langsung di Studio 2 TVRI Jawa Timur, Minggu (31/5).

Dengan bintang tamu , Ketua PGRI Kabupaten Sidoarjo, Mohammad Sobirin, SPd, MPd, dan Ketua Perwakilan YPLP PGRI Kabupaten Sidoarjo, Suprapto SPd MPd.

Humas SMP PGRI I Buduran, Drs Koesmoko , mengatakan acara tersebut dihadiri oleh para pengurus PGRI dan YPLP PGRI tingkat Provinsi Jawa Timur dan tingkat Kabupaten Sidoarjo.

Kepala SMP PGRI 1 Buduran, Indrajayanti Ratnaningsih, SSi MPd Gr, mengatakan campursari Pandanwangi SMP PGRI 1 Buduran terakhir tampil di TVRI Surabaya , sebelum wabah Covid-19.

Pada saat wabah Corona tersebut, diterapkan pembatasan-pembatasan khusus untuk siaran di TVRI, sehingga menjadi kendala yang sulit dicarikan solusinya.

“Tampilan kali ini merupakan kolaborasi para guru dan tenaga kependidikan, murid, alumni, pengurus PGRI, dan pengurus YPLP PGRI,” komentar Kepsek SMP PGRI I Buduran, Indrajayanti.

Tampilan kali ini merupakan kolaborasi para guru dan tenaga kependidikan, murid, alumni, pengurus PGRI, dan pengurus YPLP PGRI. Juga didukung oleh komite sekolah dan orang tua/wali murid, serta mitra sekolah.

Sesuai dengan motto yang baru, tampilan campursari yang ditampikan, mengusung konsep “Tampil Beda, Paling Bisa, Luar Biasa”,

SMP PGRI 1 Buduran, kata Indrajayanti, ingin membangkitkan campursari untuk bisa tampil di TVRI Jawa Timur. Sekaligus bisa menyalurkan bakat-minat para murid KKSB (Kelas Khusus Seni Budaya).

Berita Terkait :  Gandeng Industri dan Rangkul Disabilitas, Disnakertrans Jatim Buka Pelatihan Kompetensi Tahap 2 di BLK Wonojati

“Alhamdulillah, Campursari Pandan Wangi SMP PGRI 1 Buduran bisa tampil lagi di TVRI Jawa Timur, karena motivasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Bapak Tirto Adi,,”

Ikut hadir juga pada acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd dan jajarannya, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur, Dr Djoko Adi Walujo, ST, MM, DBA, dan jajarannya.

Pada tampilan campur sari kali ini, diawali dengan fragmen drama berbahasa Jawa berjudul “Kudu Tetep Sekolah”, yang menceritakan kisah seorang anak yang ingin berhenti sekolah, karena nyaris terpengaruh judi online.

Namun, akhirnya bisa kembali sekolah bersama teman-temannya. Adapun lagu-lagu campursari yang ditampilkan, yaitu : Nyidam Sari, Nganggur, Sumyar, Caping Gunung, Jogja Istimewa, Caping Gunung, dan Ora Nduweni.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr Tirto Adi, MPd, memberikan komentarnya, SMP PGRI 1 Buduran merupakan salah satu sekolah pilihan favorit di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang selalu melestarikan seni budaya tradisional, khususnya seni budaya Jawa.

Menurut Tirto Adi, pihaknya selalu mendorong dan memotivasi SMP PGRI 1 Buduran untuk kembali siaran di TVRI Jawa Timur, mengingat campursari sudah menjadi branding SMP PGRI 1 Buduran.

Selain itu, lanjutnya, SMP PGRI 1 Buduran juga terpilih oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai sekolah model implementasi deep learning atau pembelajaran mendalam dan koding serta kecerdasan artifisial,”tambahnya. [kus.kt]

Berita Terkait :  Satresnarkoba Polres Situbondo Berhasil Tangkap Residivis Narkotika di Lokasi Berbeda

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!