Gresik, Bhirawa
Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dipimpin oleh Kodim 0817/Gresik, tim pelaksana terus mempercepat pembangunan berbagai infrastruktur penting di dua lokasi berbeda di Kecamatan Kedamean. Fokus utama pekerjaan saat ini adalah penghamparan timbunan untuk membangun Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Lingsir, serta pembuatan sumur bor atau Irigasi Perpompaan (IRPOM) di area persawahan Desa Slempit.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0817/Gresik, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani menjadi salah satu sasaran strategis yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama para petani. Menurutnya, keberadaan jalan ini sangat vital karena akan memperlancar mobilitas warga dalam mengangkut hasil panen, sehingga kegiatan pertanian menjadi lebih efisien dan memberikan perubahan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh warga desa dalam mendukung seluruh kegiatan TMMD. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, proses pengangkutan hasil panen akan berjalan lebih lancar dan cepat, yang tentunya akan berdampak positif pada pendapatan dan kesejahteraan keluarga petani,” ujarnya.
Selain membangun jalan, tim juga melaksanakan pembangunan sumur bor yang menjadi bagian dari rangkaian program TMMD yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup berbagai aspek yang mendorong kemajuan desa dan peningkatan kualitas hidup warga.
Lettu Arh Putu Suryawan yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan ini menjelaskan bahwa pembangunan sumur bor di area persawahan diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebutuhan air pertanian.
“Dengan adanya sumur bor ini, distribusi air ke lahan pertanian akan menjadi lebih lancar dan terjamin, sehingga produktivitas hasil panen dapat meningkat secara signifikan. Hal ini tentu akan memberikan manfaat besar bagi para petani dalam meningkatkan pendapatan mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan seluruh program TMMD tidak terlepas dari terciptanya sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat. Semangat kerja sama dan kebersamaan yang terjalin di lapangan menjadi kunci utama dalam mempercepat pelaksanaan pembangunan.
“Kami sangat menghargai partisipasi aktif yang ditunjukkan oleh warga desa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Tanpa dukungan dan kerja sama dari masyarakat, tidak mungkin program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat sebesar ini bagi seluruh warga,” pungkasnya. [kim.kt]


