29.4 C
Sidoarjo
Monday, May 4, 2026
spot_img

Upacara Hardiknas 2026 di Sekolah


Kota Malang, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan sentuhan berbeda pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Jika biasanya upacara besar digelar di Balai Kota atau lapangan terbuka, kali ini kegiatan dipusatkan langsung di lingkungan sekolah, tepatnya di SMP Negeri 30 Malang, Jumat (2/5).

Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menegaskan bahwa perubahan pola ini bertujuan untuk memperpendek jarak antara pembuat kebijakan dengan realitas di lapangan. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas.

“Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses panjang menumbuhkan karakter, membentuk akhlak, serta menciptakan generasi berdaya saing. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegas Wahyu Hidayat saat ditemui usai upacara.

Lebih lanjut, Wahyu memaparkan bahwa sektor pendidikan di Kota Malang terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan tingginya animo pelajar dari luar daerah yang memilih bersekolah di Kota Malang, serta berbagai prestasi internasional yang berhasil diraih oleh siswa-siswi lokal.

Untuk menjaga momentum tersebut, Pemkot Malang berkomitmen tetap mengalokasikan anggaran pendidikan minimal 20 persen dari APBD. Dana tersebut akan diprioritaskan pada tiga pilar utama:

Peningkatan Sarana dan Prasarana: Menjamin fasilitas belajar yang representatif.

Kapasitas Tenaga Pendidik: Penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Pengembangan Mutu Pembelajaran: Inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Berita Terkait :  323 SMP di Sampang Terima BOS

Senada dengan Wali Kota, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, SE, MM, menjelaskan bahwa strategi menggelar upacara di sekolah bertujuan agar Hardiknas tidak terjebak dalam rutinitas seremonial belaka.

“Kami ingin ada kedekatan emosional antara pimpinan daerah dengan dunia pendidikan. Ke depan, lokasi peringatan akan kami gilir ke sekolah-sekolah lain. Dengan turun langsung, kebijakan yang diambil diharapkan bisa lebih menyentuh kebutuhan nyata di sekolah,” jelas Suwarjana.

Peringatan Hardiknas 2026 ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat di Kota Malang untuk memperkuat sinergi. Harapannya, posisi Kota Malang sebagai barometer kota pendidikan yang kompetitif di tingkat nasional dapat terus terjaga dan ditingkatkan. [mut.kt]

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

Follow Harian Bhirawa

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow

Berita Terbaru

error: Content is protected !!